Napi Asimilasi Lapas Klas II-A Padang Bagikan Masker Kepada Pengendara

  • Bagikan
Kalapas II-A Padang,  Arimin Didampingi Napi Asimilasi Memasangkan Masker Kepada Seorang Anak Penjual Sapu Lidi di Perempatan Mesjid Raya Sumbar,  Padang Karena Tidak Memakai Masker Saat Berjualan

Suaraindo.id-Napi Asimilasi Bebas Lapas Klas II-A Muaro Padang turun ke jalan untuk membagikan masker kepada pengendara roda dua dan roda empat di perempatan lampu merah Mesjid Raya Sumbar Kota Padang (28/4/2020).

Di dampingi dengan Kalapas Klas II-A Muaro Padang,  Arimin dan para petugas lapas, Napi Asimilasi tersebut membagikan 300 masker yang dibuat oleh para Napi di dalam Lapas yang juga ikut untuk peduli kepada pencegahan wabah Covid-19.
” Ini bentuk kepedulian kami kepada antar sesama, karena tersentuh melihat kasus covid-19 di kota Padang saat ini memperhatikan, untuk pencegahan kami bagikan masker kepada pengendara” kata Untung.
Untung menilai upaya pemerintah untuk memutus rantai covid-19 di seluruh kawasan Indonesia sudah sangat baik dan untuk itu kita semua harus berupaya ikut membantu agar virus corona itu bisa hilang dengan cepat di Indonesia yang membuat kehidupan sehari – hari masyarakat kembali normal.
“Pemerintah sudah berupaya dengan maksimal dengan tim kesehatan untuk mencegah covid-19, kita masyarakatnya harus ikut juga membantu pemerintah memutus rantai penyebaran dengan memakai masker dan tetap berada di rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak” pungkasnya.
kalapas Klas II-A Padang,  Arimin berharap apa yang dilakukan para Napi Asimilasi tersebut bisa menjadi suatu kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak.
” diharapkan apa yang mereka perbuat dapat memberikan efek positif bagi masyarakat banyak pada kondisi wabah Covid-19 saat ini” Ucap Arimin.
Sementara itu,  Arimin metampaikan bahwa hingga tanggal 28 April 2020 Napi Lapas Muaro yang mendapatkan Asimilasi Peraturan yang di tetapkan oleh Kemenkumham sebanyak 97 Orang.
“Hingga saat ini tercatat napi di Lapas II-A Padang yang diberikan Asimilasi Sebanyak 97 orang” tutup Arimin. (red)

  • Bagikan