![]() |
| Ilustrasi – Rapid Test Covid-19 (int) |
Suaraindo.id – Berdasarkan hasil penyelidikan epidemologi yang ditingkatkan dengan Rapid test, terdapat 16 orang yang reaktif covid-19 di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Hal ini berkaitan dengan rapid test dilakukan secara masif oleh Dinas Kesehatan PP dan KB Sekadau terhadap orang yang berpotensi dan rentan terpapar Covid-19.
Kepala dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sekadau mengatakan rapid test telah dilakukan terhadap kurang lebih 650 orang yang terdiri dari pejabat publik, petugas kesehatan dan ODP.
Dari hasil rapid test tersebut, 16 orang diantaranya Reaktif Covid-19 dan 9 orang diantaranya telah dikirim untuk di cek hasilnya melalui PCR atau SWAB.
Diketahui 9 orang tersebut berstatus OTG dan telah 3 kali dilakukan rapid test tetap menunjukan hasil reaktif.
“Dari creening awal, 16 orang reaktif dari keseluruhan 650 yang kita rapid test,” ujarnya Jumat (8/5/2020).
Sementara itu untuk sisanya yang berjumlah 7 orang masih menunggu rapid test lanjutan. Jika masih menunjukan gejala reaktif maka kembali akan dilanjutkan dengan pemeriksaan Laboratorium.
Namun jika non reaktif maka akan dihilangkan statusnya sebagai orang yang dipantau. Sementara ini 16 orang Reaktif diminta isolasi ketat secara mandiri dirumah masing-masing.
Dengan meningkatnya situasi Covid-19 di Sekadau, Henry meminta kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang dibuat oleh pemerintah.
Selain itu dengan bertambahnya OTG, maka potensi penyebaran Covid-19 di Sekadau sudah antar masyarakat itu sendiri.
“Kita tidak hentinya menghimbau, dengan bertambahnya kasus Rekatif ini agar mematuhi himbauan pemerintah,” tegasnya. (TS/SK)














