![]() |
| Suasana sosialisasi Desa Fokus 2020 di Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong. (Foto Dokumen DPMPemdes Sanggau) |
Suaraindo.id– Jumat (15/5/2020) lalu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPemdes) Kabupaten Sanggau melakukan sosialisasi kegiatan Desa Fokus Tahun 2020 di Dusun Suruh Engkadok, Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Kegiatan dipusatkan di Aula Balai Dusun Suruh Engkadok.
Sosialisasi tersebut didasarkan pada Surat Keputuasan (SK) Bupati Sanggau Nomor 369 Tahun 2019, Tentang Penetapan Desa Fokus dan Kelurahan Fokus di Wilayah Kabupaten Sanggau Tahun 2020–2021.
Kepala Bidang Pengembangan Desa, Antonius Mulyadi menyampaikan, desa fokus yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau bagi desa yang statusnya masih tertinggal guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat desa yang merata di Kabupaten Sanggau.
“Hal ini untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan yang menjangkau masyarakat desa. Melalui pembinaan penyelenggaraan tata pemerintahan desa dan pembangunan desa yang semakin berkualitas dengan suatu gerakan pembangunan dan pemberdayaan desa fokus, sesuai dengan visi dan misi dari Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Periode 2019–2024,” jelasnya.
Penetapan desa fokus didasarkan pada indeks desa membangun. Untuk penetapan desa fokus ada dua bagian. Pertama, desa yang berstatus maju dan berkembang akan didorong menjadi desa mandiri. Kedua, untuk mengangkat desa yang statusnya paling tertinggal dari desa yang lain. Dua tujuan itu untuk mencapai desa mandiri maka dipilihlah desa tersebut menjadi desa fokus.
“Desa Pala Pasang pada tahun 2020 ditetapkan menjadi desa fokus berdasarkan pertimbangan karena status desanya masih tertinggal,” ujarnya.
Terkait Coronavirus Disease Nineteen atau Covid–19, Antonius menyampaikan pemerintah desa harus mengawasi warganya dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait upaya antisipasi dan penanganan Covid–19 agar masyarakat Desa Pala Pasang tidak terjangkit.
“Orangtua jangan biarkan anak–anaknya, saat ini libur sekolah, keluar rumah semaunya. Apalagi membawa liburan keluar daerah. Khawatir berpotensi terpapar wabah dan dapat menyebarkannya kepada orang lain,” katanya mengingatkan.
Dia berharap masyarakat di sana menerapkan pola dan perilaku hidup bersih dan sehat dengan tetap menjaga kondisi tubuh, kebersihan diri dan makan makanan bergizi. (R_209/sanggau.go.id)














