Suaraindo.id – Bupati Sikka, Fransiskus Reberto Diogo secara langsung meninjau pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) stimulus Covid-19 yang bersumber dari dana desa dan Kementerian Sosial serta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Desa Pruda.
Di Desa Pruda, proses pengumpulan data hingga penetapannya dalam musyawarah desa dilaksanakan secara terbuka. Daftar penerima BLT Dana Desa juga ditempelkan di Balai Desa sehingga mudah diakses oleh warga.
Untuk mempercepat penyaluran BLT DD kepada keluarga miskin yang berhak, penyaluran secara tunai juga disaksikan oleh banyak pihak. Dalam berbagai kesempatan, telah diumumkan bahwa nilai bantuan Rp600 ribu yang diterima untuk waktu tiga bulan. Kali ini, penerima manfaat baru menerima untuk dua bulan yang berjumlah Rp1,2 juta.
Sesuai data yang disampikan Kepala Desa Pruda Aloisia Marni, bahwa total penerimaan bantuan dari beberapa sumber berjumlah 611 KK kecuali pensiunan, ASN dan perangkat desa berjumlah 32 KK.
“Untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) 91 KK, BLTDD 204 KK, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 100 KK, dan Program Keluarga Harapan (PKH) 216 KK,” ujar Kades Pruda.
Saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 10 orang penerima, Bupati Memberikan apresiasi kepada Pemdes Pruda atas pengelolaan BLT DD dengan Baik. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kehidupan masyarakat yang terdampak Covid-19 mengingat saat pandemik ini banyak masyarakat yang harus kehilangan pendapatan.
Dia berharap, para penerima dapat memanfaatkan dana bantuan yang ada hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam keluarga dan tidak untuk kepentingan lainnya.
“Bantuan ini, jangan pakai untuk hal yang tidak berguna tapi tolong digunakan dengan baik untuk membeli semua kebutuhan dalam keluarga sebab bantuan ini diberikan Pemerintah sebagai wujud nyata kalau pemerintah peduli dengan kehidupan kita sebagai masyarakat yang sekarang kehilangan pekerjaan karena penyakit ini,” harapnya.
Dia juga mengimbau, agar semua masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah, protokol kesehatan serta terus berdoa agar wabah ini cepat hilang dan kehidupan dalam bangsa ini kembali pulih seperti semula. (Ifan Yulifan)














