Suaraindo.id – Malam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H di Kabupaten Sekadau digelar pembacaan Aqidatul Awam Rotibul Hadad dan Maulid Simtud Duhri, pembacaan Ayat suci Al qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul watan, di sekretariat PCNU Sekadau, Jumat (30/10/2020) malam.
Dengan mengundangan santri bersama ormas Banom dan NU, di hadiri juga pengurus pesantren Darul Pontianak, Habaib Nizar Fahri Bin Qosim Bin Rido Bin Yahya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sekadau, KH.Mudlar yang sampaikan ucapan selamat kepada ormas BANOM NU yang dikukuhkan, diharapkan keberadaan ormas NU dan Banom agar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sekadau.
“Sebagai santri Milenial mencintai Nabi Muhamad dan kehadiran santri sangat diharapkan untuk masa depan,” harap Mudlar yang juga sebagai pengurus pesantren Al-Rahmah Sekadau, kepada para santri.
Semenyata, Ketua PCNU Sekadau Tohidin mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah dan aparat TNI Polri, NU siap bersinergi dan bekerjasama dengan aparat keamanan sebagaimana yang telah dilaksanakan selama ini.
Ia bercerita, bahwa keluarga besar Habaib Hasim Bin Yahya terlebih dahulu menjadi bukti di tanah Kalimantan bukan hanya di Kalbar.
“Haaibi Yahya lebih dahulu datang dari habib husin Al-Kadri yang menjadi cikal bakal kerajaan Pontianak,”ceritanya.
Tohidin berharap kedepan Habib Ridho Bin Yahya untuk hadir di Sekadau 3 bulan sekali untuk memberikan bimbingan kepada NU dan Banom NU di Sekadau.













