Suaraindo.id—Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Ketapang mencatat, hingga Oktober 2020, serapan anggaran refocusing dana Covid-19 baru mencapai 40,94 persen.
Ketua harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Ketapang Heronimus Tanam mengakui, serapan anggaran tersebut masih belum maksimal lantaran terkendala diadministrasi.
“(Serapan anggaran) untuk bidang kesehatan sampai Oktober 2020 mencapai 58,74 persen. Bidang sosial dan ekonomi 37,4 persen. Jadi total Keseluruhan serapan anggaran Covid-19 Kabupaten Ketapang mencapai 40,94 persen,” ungkap Heronimus Tanam di Ketapang, Selasa (17/11/2020) pagi.
Ia mengatakan, bidang sosial dan ekonomi menjadi penyumbang keterlambatan penyerapan anggaran.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang tersebut menambahkan, pihaknya mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 hingga Desember 2020 senilai Rp105,76 miliar. Anggaran tersebut terbagi beberapa sektor kegiatan. Diantaranya bidang kesehatan yang mencakup dinas kesehatan, RSUD Dr Agoesjam hingga Puskesmas.
“Bidang ekonomi, terdiri dari beberapa OPD terkait. Salahsatunya BPBD, Dinas Pertanian, Dinas PUTR dan lain-lain dengan tupoksinya masing-masing. Salah satu contoh dinas PUTR membangun sarana untuk isolasi, jalan ke tempat isolasi dan segala macam,” paparnya.
“Sementara di bidang sosial yang mencakup pemberian bantuan warga tidak mampu yang terdampak Covid-19 dan bantuan kepada mahasiswa,” sambungnya.
Ia menambahkan menjelaskan, dari beberapa sektor kegiatan tersebut, anggaran terbesar yang dialokasikan adalah dibidang kesehatan Rp65,9 miliar. Bidang sosial 33,85 miliar dan bidang Ekonomi 6,7 miliar.













