Suaraindo.id—Pilkada serentak yang dilaksanakan oleh 270 daerah di Indonesia juga akan dilaksanakan di Kabupaten Sekadau 9 Desember mendatang.
Mendapatkan predikat kerawanan tertinggi dari Bawaslu Republik Indonesia para tokoh masyarakat dan ketua ormas di Sekadau bahu membahu untuk mengkampanyekan agar masyarakat Sekadau menjaga kamtibmas dan tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah kehidupan bermasyarakat.
“Mari menjaga kabupaten Sekadau yang kita cintai agar tidak ada perpecahan di tengah masyarakat tidak ada hal-hal yang mengakibatkan hubungan tidak harmonis di tengah masyarakat,”kata Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sekadau, Umar S Arif, Kamis (19/11/2020).
Umar mengatakan dalam Pilkada Sekadau kali ini yang di ikuti hanya dua Paslon yang berebut untuk memperoleh dukungan masyarakat agar sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Dua Paslon yang akan bertarung untuk merebut hati masyarakat adalah merupakan putra putra terbaik Kabupaten Sekadau yang beritikad baik untuk memajukan bumi Lawangkuari, sehingga dalam kontestasi kali ini mari kita menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat agar tidak ada perpecahan yang mengakibatkan renggangnya kehidupan bermasyarakat,” ajak Umar kepada pasangan calon dalam Pilkada.
Terakhir Umar juga mengimbau kepada semua Paslon dan tim sukses untuk tidak menggunakan Isu sara dan mengajarkan politik yang santun.
“Saya imbau kepada Paslon dan tim pemenangan atau simpatisan pendukung paslon agar tidakenggunakan isu isu SARA, lebih baik adu program saja untuk menggaet simpati masyarakat dan mari ajarkan politik yang baik dan santun kepada masyarakat,” pungkasnya.













