Suaraindo.id—Pucuk dicinta ulampun tiba. Mungkin seperti inilah pepatah yang tepat menggambarkan situasi ketika Yosep Amalio, Pria asal RT. 13 Desa Aeramo pertama kali melihat Lorensius April melintas didepan rumah nya menurut ketererangan saksi.
Lagaknya film kartun Tom & Jerry, Hubungan Yosep dan Lorensius memang tak selalu akur dalam berbagai urusan. Dimanapun kedua orang ini berkumpul pasti berakhir ribut dan cekcok.
Demikian yang disampaikan, Lorens April dan Primus Jonmare kakak beradik warga RT 13, Dusun lll, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, harus mendapatkan perawatan insentif di RSD Aeramo, usai kedua lengannya robek ditebas pakai parang oleh Yoseph Amalio dan Sius Djawa yang juga Kakak beradik tetangga mereka.
Insiden berdarah itu terjadi pada Senin (29/12/2020) sekitar pukul 18.00 malam. Kejadian bermula ketika kedua korban dalam perjalanan dari Nangadhero menuju rumah mereka di areal persawahan. Ketika melintas di depan pondok Yoseph Amalio mereka dicegat dan langsung diserang oleh Yoseph Amalio.
Tidak terima diperlakukan seperti itu, Lorens pun membalas. Duel antara Lorens dan Yoseph Amalio pun tak terelakan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Nagekeo, Iptu Mahdi Ibrahim dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan hingga kini belum ada pihak yang berselisih itu melaporkan insiden ini ke Kepolisian resort Nagekeo.













