Suaraindo.id- Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Aek Hitetoras tahun 2019 yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp.200 juta menjadi sorotan warga sekitar. Pasalnya BUMDES yang bergerak dibidang ternak sapi tersebut tidak transparan yang membuat masyarakat merasa kesal.
“Karna sampai sekarang kita tidak tau kemana keberadaan sepi -sapi tersebut yang ada hanya kandangnya saja,” ucap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Berdasarkan penuturan dari warga masyarakat tersebut, Jurnalis Suaraindo.id pun langsung mengecek kondisi di lapangan yang bertempat di Dusun Tujuh.
Dari hasil observasi jurnalis Suaraindo.id di lapangan terlihat kandang sapi tersebut masih terlihat bersih, tidak ada kotoran bekas sapi, sementara pagar kawat untuk pembatas kandang juga tanpak sudah terlihat rusak, dimana tidak terlihat adanya aktifitas ternak di kandang tersebut terkesan kandang tersebut sudah lama tidak digunakan.
Sementara saat awak media ingin mengonfirmasi persoalan tersebut kepada Kepala Desa Aek Hitetoras melalui pesan Whats’App sang Kepala Desa meminta awak media untuk berkordinasi dengan Ketua Bumdes.
“Berkordinasi langsung aja bang dengan Ketua Bumdesnya,” ungkap Kades Aek Hitetoras.
Masyarakat pun berharap agar aparat penegak hukum segera mengungkap Bumdes tersebut dengan ketidakjelasan kemana sapi-sapi Bumdes tersebut.













