Kapolres Jadi Orang Pertama di Sanggau Yang Divaksin Covid-19 Ini Tanggapannya

  • Bagikan

Suaraindo.id- Bupati Sanggau Paolus Hadi secara resmi membuka pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang digelar di ruang musyawarah lantai 1 Kantor Bupati Sanggau pada Senin (01/02/2021).

Dalam arahanya Bupati Sanggau mengatakan bahwa vaksinasi dimulai dengan sepuluh pejabat esensial namun vaksinasi tidak serta merta dapat dilakukan karena harus melalui proses diskrining terlebih dahulu.

“Ada 16 kriteria yang harus dipenuhi sebelum divaksin. Jika salah satu  kriteria tidak terpenuhi, maka yang bersangkutan tidak bisa divaksin,” ungkap Bupati.

Bupati menggatakan bahwa dirinya sebelumnya telah siap untuk menjadi orang pertama yang dilakukan vaksinasi, namun karena tidak memenuhi syarat membuat Bupati Sanggau tidak mendapatkan vaksinasi

“Saya bukannya tidak mau divaksin ya, karena dari 16 syarat yang wajib dipenuhi ternyata tidak terpenuhi,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolres Sanggau AKBP Raymond M Masengi menjadi pejabat esensial pertama yang disuntik vaksin SinoVac dalam pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sanggau.

Kapolres mengatakan bahwa dirinya dalam keadaan baik setelah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19

“Tidak terasa sekali ketika disuntik seperti digigit semut aja,” ungkapnya.

Selain Kapolres Sanggau sejumlah pejabat lainnya yang juga mendapatkan vaksinasi Covid-19 diantaranya Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Affiansyah, Sekda Sanggau Kukuh Triyatmaka beserta istri, Ketua PN Sanggau Cipto Hosari Parsaoran Nababan, Dirut RSUD MTh Djaman Edi Suprabowo, Plt Kadis Kesehatan Sanggau Ginting, Pangeran Ratu Surya Negara Gusti Arman, Ketua MABM Sanggau Budi Darmawan, Ketua Umum PDKS Yuvenalis Krismono, Ketua PFKPM Sanggau Nur Kurniawan dan Pendeta Petrus Musa.

Sementara terhadap hassil scrining adapun beberapa pajabat esensial yang tidak memenuhi persyaratan dan ditunda untuk mendapatkan vaksin diantaranya Bupati Sanggau Paolus Hadi, Ketua TP PKK Sanggau Arita Apolina PH, Ketua DPRD Sanggau Jumadi, Kajari Sanggau Tengku Firdaus.

Sedangkan untuk Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot tidak masuk dalam daftar pejabat esensial calon penerima vaksinasi karena karena melewati batas usia maksimal.

  • Bagikan