Dukung Program Pemerintah, Dedi Ariyanto: Kritik Diperlukan Untuk Perubahan Lampung Utara

  • Bagikan

Suaraindo.id—Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lampung Utara, mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan dan pengembangan tingkat SDM.

Katua Umum Pimpinan Cabang IMM Kotabumi Lampung Utara, Dedi Aryanto mengatakan, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menata dan membangun kota ini, pemerintah membutuhkan organisasi kepemudaan yang ada, untuk itu pemerintah diharapkan senantiasa melibatkan organisasi kepemudaan dalam program pembangunan.

“Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sendiri, selalu siap berkontribusi dalam pembangunan di masyarakat untuk kemajuan bersama, mensejahterakan Lampung Utara yang berkemajuan,” ujarnya, Selasa (15/6/21).

Menurut Dedi, para pemuda itu sangat penting untuk membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan sesuai dengan visi dan misinya. Karena ekstafet kepemimpinan pada akhirnya juga ada ditangan pemuda.

“Saya mengingatkan kepada kader IMM terkhusus di Lampung Utara, agar senantiasa menggunakan pandangan berfikir yang rasional dalam bertindak untuk memutuskan arah gerakan, dan tidak sekali-kali menggunakan atas dasar sentiment. Untuk itu pertajam nalar kritis, jangan menggunakan sudut pandang sebelah dalam memutuskan Langkah gerkan,” pesan Dedi

Selain itu, dikesempatan momentum Hari Lahir Lampung Utara ke 75 Tahun Ia mengatakan, bahwa pesan moral yang terkandung dalam gagasan Gerakan IMM di Lampung Utara, bagaimana kedepan Pemerintah Daerah mampu mewujudkan Pola pembangunan dengan konsep menjunjung tinggi nilai Pluralitas, nilai keberagaman, suku, bangsa dan Agama. Sesuai dengan sistem gerakan IMM Lampung Utara yang sudah kita galakkan dalam konsep kolaborasi gerakan Sosial Baru yang lebih mengedepankan pemberdayaan pemuda, persatuan dari keberagaman, toleransi perbedaan pandangan dan menghargai keyakinan keagamaan.

“Diharapan kepada Bupati Lampung Utara sudah saatnya peran pemuda terkhusus kami sebagai kader IMM sangat merindukan kehadiran pembangunan yang menggunakan pola Pemberdayaan dan menjunjung tinggi nilai Plural, supaya kedepan dengan adanya perbedaan menjadi suatu kekuatan untuk mewujudkan Lampung Utara yang berkemajuan, bukan sebaliknya,” ucap Dedi.

Sementara itu, Dedi juga mengingatkan, untuk tidak bersikap apatis dan mudah terpengaruh dalam menghadapi dinamika Sosial Kebangsaan yang ada di Lampung Utara, “Kritik sangat dibutuhkan jika membawa arah perubahan yang lebih baik, untuk itu peran agen off change dan sosial control generasi pemuda selalu menjadi prinsip dalam bergerak membangun daerah,” pungkasnya.

  • Bagikan