Sambil Menahan Air Mata, Sergio Ramos Sampaikan Perpisahan pada Real Madrid

  • Bagikan
Sérgio Ramos harus meninggalkan Real Madrid setelah 16 tahun (foto: dok).

Suaraindo.id–Sergio Ramos, yang telah 16 tahun bermain di klub Real Madrid, hari Kamis (17/6) tidak kuasa menahan emosi ketika mengucapkan selamat tinggal kepada klub itu.

Perpisahan itu disampaikan setelah ia gagal menyepakati kontrak baru untuk tetap berada di klub Santiago Bernabeu itu.

Bersama Real Madrid, Ramos memenangkan lima gelar La Liga dan empat trofi Liga Champion. Ia juga merupakan anggota tim sepak bola Spanyol yang memenangkan gelar “hattrick” di Piala Euro tahun 2008, Piala Dunia tahun 2010 dan Piala Euro tahun 2012 – yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Situs ESPN melaporkan Sergio Ramos sebenarnya bersikeras bahwa ia “tidak akan pernah meninggalkan Real Madrid” dan mengklaim bahwa ia akan menerima tawaran kontrak satu tahun dari klub itu. Tetapi kemudian ia diberitahu bahwa tawaran itu telah kedaluarsa.

Real Madrid Rabu lalu (16/6) mengumumkan bahwa kapten klub yang berusia 35 tahun itu akan meninggalkan klub tersebut ketika kontraknya berakhir pada akhir bulan ini.

Saat upacara perpisahan di kompleks latihan Real Madrid City yang dihadiri Presiden Klub Real Madrid Florentino Perez, anggota dewan, staf klub dan keluarga, Ramos tidak mampu menahan air matanya.

Suaranya parau ketika ia mengatakan, “Saya tidak pernah ingin meninggalkan Real Madrid, saya selalu ingin berada di sini.”

Ditambahkannya, “Dalam beberapa bulan terakhir ini klub itu telah memberi saya tawaran kontrak satu tahun, dengan pemotongan gaji. Saya ingin menekankan bahwa ia bukan soal uang, presiden klub tahu itu. Ini bukan masalah keuangan. Mereka menawari saya satu tahun, saya ingin dua tahun. Saya ingin semua tenang dan melanjutkan kehidupan dengan keluarga saya. Dalam pembicaraan terakhir, saya menerima tawaran dengan pemotongan gaji, tetapi saya diberitahu bahwa tawaran itu sudah tidak berlaku lagi. Saya diberitahu bahwa meskipun sudah OK dengan usul yang diberikan, tetapi ada tenggatnya dan saya tidak menyadari hal itu. Ini mengejutkan saya.”

Namun demikian Ramos menolak merinci pembicaraannya dengan Perez terkait tawaran kontrak baru yang tidak pernah dapat disepakati itu. [em/lt]

  • Bagikan