Kerja Nyata Bupati Sambas, Syukuran dan Ramah Tamah Peringati HUT Perpindahan Ibu Kota Sambas ke-22

  • Bagikan
pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Sambas Satono didampingi Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi dan Sekda Sambas Fery Madagaskar

Suaraindo.id—Dengan Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar acara syukuran dan ramah tamah secara sederhana dalam momentum Memperingati HUT Perpindahan Ibu Kota Sambas ke 22 Tahun 2021.

Kegiatan digelar di Ruang Aula Utama Kantor Bupati Sambas, di jalan Pembangunan, Dalam Kaum, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (15/7/2021).

Selain menggelar acara syukuran dan ramah tamah, juga menampilkan berbagai jenis produk UMKM Daerah Sambas di HUT Perpindahan Ibu Kota Sambas ke 22 di antaranya menampilkan kain tenun Sambas, kursi dan meja yang terbuat dari bambu dan rotan, juga menampilkan berbagai jenis makanan yang terbuat dari bahan tanaman manggro, serta produk lainnya.

Bupati Sambas, H. Satono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Sambas terus berupaya memajukan, meningkatkan kwalitas pelayan publik di setiap tingkat Kecamatan.

“Hadiran yang berbahagia, dalam upaya memajukan, mendorong kwalitas dan pelayanan publik, bakti di bumi Ibu Pertiwi, Masyarakat Kabupaten Sambas yang mempunyai peluang terhadap beberapa dokumen administrasi penduduk, tidak perlu jauh-jauh pergi ke Kabupaten, karena keputusan beberapa dokumen akan dapat kembali terlayani di kantor kecamatan yang tersebar di 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas,” papar Satono.

Satono mengatakan Taman Lunggi Sambas rencananya akan dibangun sebuah gedung kantor sektor pelayan publik perijinan terpadu dan program pengobatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Sambas yang tidak terinput / tidak terdata di dalam data Badan Penyenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Pranisma yang baru prasektor pelayanan perijinan di Kabupaten Sambas, Taman Lunggi Sambas untuk segera dibangun dan mengoperasikan sebagai sektor pusat pelayanan perijinan terpadu di Kabupaten Sambas. Dengan harapan dapat menjadi icon sektor properti di sektor di Kabupaten Sambas atau di Kalimantan Barat kedepannya. Pemerintah Kabupaten Sambas dalam sektor kesehatan akan segera launcing program pengobatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Sambas yang tidak teratur dalam program BPJS Kesehatan kelas III di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Sambas yang telah mendukung program ini,” katanya.

Bupati Sambas dalam kesempatan tersebut menyampaikan akan berupaya untuk mengatasi kebutuhan masyarakat dalam kelangkahan gas elpiji 3Kg, Pupuk dalam bidang petani, melauncing kebun raya Sambas pada akhir tahun 2021, membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, serta berfokus dalam pembangunan yang ada di kabupaten sambas.

“Pemerintah akan mengatasi kelangkahan tabung gas elpiji 3kg, serta kelangkahan pupuk di tingkat petani beberapa waktu yang lalu. Pengembangan di wilayah Sambas, merupakan intergritas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Sambas,” pungkas Satono dalam sambutannya.

Pada acara selanjutnya pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Sambas Satono didampingi Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, Sekda Sambas Fery Madagaskar, dan disaksikan oleh seluruh para hadirin dan tamu penting lainnya.

Penulis: MartinEditor: Redaksi
  • Bagikan