Izet, Pemalak Supir Truk Yang Viral di Kota Padang Sekarang Rajin Ibadah

  • Bagikan

Suaraindo.id- Masih ingat dengan kasus pemalakan sopir truk yang viral di dunia maya sekitar 6 bulan yg lalu di kota Padang?. Izet,namanya sempat tenar di dunia maya dan di kota Padang pada kasus pemalakan sopir truk yg viral.Izet merupakan pelaku pemalakan sopir truk yang viral itu.

Sekarang Izet telah mendapatkan hukuman dari perbuatan nya tersebut.narapidana dalam kasus pemalakan supir truk yang sempat viral di Padang dan menghebohkan jagad maya itu sekarang menjalani hukuman di rutan anak air kelas II B Padang. Setelah menjalani hukuman, pria bernama lengkap Zetrizal itu mengalami perubahan drastis dan menjadi rajin ibadah.

Perubahan pada diri Izet saat ini, sesuai dengan perkataannya, yang sebelumnya hobinya mabuk dan berkelahi berubah menjadi shalat dan mengaji dan tekad itu memang diaplikasikannya selama menjalani masa tahanan.

Tinggal menghitung minggu, Izet dinyatakan bebas dan segera menghirup udara bebas. Ia bertekad bakal berubah mendapatkan uang dengan jalan halal dan ini menjadi titik awal untuk dirinya berubah.

“Dulu, uang saya dapatkan dengan cara haram. Bisa dikatakan tidak ada dengan cara halal,” katanya kepada awak media Selasa (30/11/2021).

Terkait perubahan hobinya shalat dan mengaji yang menjadi olok-olokan orang, Izet mengaku tak mau ambil pusing. Yang jelas sekarang dirinya merasa jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Niat tulus dari hati adalah hal yang paling penting. Biarlah apa kata orang, mungkin ini merupakan hidayah dari yang maha kuasa kepada saya,” ucapnya.

Terpisah, Karutan Anak Air Klas IIB Padang Muhammad Mehdi mengaku bahwa Rutan diberi amanah untuk memfasilitasi warga binaan dengan kegiatan-kegiatan positif, seperti kegiatan pesantren.

“Perubahan pada diri Izet sesuai dengan keinginan tujuannya, bahwa penjara adalah awal perubahan. Tapi yang utama itu memang niat dari warga binaan itu sendiri untuk berubah,” katanya.

Tidak hanya kegiatan pesantren, Mehdi juga mengatakan di rutan anak air ini juga menyediakan wadah lain yang bisa mendukung warga binaan untuk berkreasi. Sehingga keluar tahanan mereka memiliki keterampilan.

“Harapan kita, warga binaan keluar dari sini (penjara) tidak lagi terjerumus ke lubang yang sama,” tutupnya.

Diketahui, setelah menjalani proses hukum, Izet di vonis selama 6 bulan. Dalam 45 hari kedepan, Izet dinyatakan bebas dan kembali berkumpul bersama keluarga.

  • Bagikan