Suaraindo.id- Anggota DPD RI Muslim M Yatim mengunjungi kantor UPT BP2MI Padang, Jumat (24/12/2021). Kedatangan Senator asal Sumatera Barat itu langsung disambut oleh Kepala UPT BP2MI Padang, Bayu Aryadhi.
Dalam kunjungannya, Muslim M Yatim ingin mengetahui perkembangan kinerja UPT BP2MI Padang dalam memberikan pelayanan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Sumbar.
Muslim menilai kinerja UPT BP2MI bekerja dengan baik mulai memberikan pembekalan skill dan perlindungan untuk PMI asal Sumbar yang tengah bekerja di luar negeri.
“Kita ingin bertanya tentang beberapa kinerja BP2MI Padang dan alhamdulillah BP2MI memberikan kerja kuar biasa, yang kita khawatirkan tentang bahasa dan jalur penerimaan untuk keluar negeri ternyata bisa ditangani berjalan baik dengan bekerja sama dengan BLK Padang, ” Katanya.
Dari paparan Kepala UPT BP2MI Padang, Bayu Aryadhi saat ini pemerintah memiliki program G to G untuk tenaga kesehatan ke negara Jepang yang kuatanya belum terpenuhi.
“Kita belum memenuhi kuata kerja ke Jepang, hal ini karena adanya keunikan Sumatera Barat tentunya dan itu tidak bisa salahkan karena mendapatkan prilakuan khusus dari izin orang tua dan ninik mamak kita, karena adanya info disana anak – anak mereka harus membuka jilbab, ” Katanya.
Selain itu, Muslim juga diberikan penjelasan penerapan zero cost atau bebas biaya untuk keluar negeri belum bisa diterapkan di Sumbar karan ada beberapa pekerjaan yang masuk kategori program itu tidak diperbolehkan oleh pemerintah daerah Sumbar.
“Terkait zero cost, juga dijelaskan beberapa item bentuk kerja yang masuk dalam program tersebut tidak diperbolehkan oleh pemda sumbar, pekerjaan tersebut diantaranya asisten rumah tangga, sopir dan lain – lain, ” Tambahnya.
Anggota DPD RI Komite III itu berharap UPT BP2MI Padang untuk dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam pelayanan dan memberikan perlindungan kepada PMI Asal Sumbar kedepannya.
“PMI menjadi penyumbang pendapatan negara urutan ke dua setelah migras, jadi BP2MI harus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan mereka berangkat dengan prosedur yang ditetapkan oleh negara indoensia,” Ucapnya.
Sementara itu, Kepala UPT BP2MI Padang, Bayu Aryadhi mengatakan akan terus memberikan kinerja terbaik untuk mereka yang ingin bekerja di luar negeri kedepannya dan mendorong mereka untuk bisa bekerja dengan prosuderal.
” Tahun 2022 nanti kita akan terus tingkatkan kinerja dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat manfaat bekerja diluar negeri dengan prosedural yang ditetapkan oleh pemerintah, karena negara indonesia akan menjamin keselamatan mereka selama bekerja di luar negeri sendiri, ” Katanya.
Sementara itu, berdasarkan catatan UPT BP2MI masyarakat Sumbar yang bekerja di luar negeri lebih kurang 2000 Orang.
“Sekarang lebih kurang 2000 orang, paling banyak berada di Malaysia dan kami sudah mengirimkan 12 Tenaga Kesehatan ke Jepang pada tahun 2021 ini, ” Tutupnya.













