THR ASN Tambah 50 Persen Tunjangan Kinerja, Gaji 13 Cair Bulan Juli

  • Bagikan
THR ASN
Ilustrasi uang THR dan Gaji ke 13 (suaraindo.id/mustar)

Suaraindo.id – Terdapat perbedaan komponen dalam pembayaran THR ASN tahun ini, dimana pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pada 2021 hanya berupa gaji pokok dan tunjangan yang melekat pada gaji, sedangkan untuk pembayaran THR tahun 2022 selain komponen gaji pokok masih ditambah 50 persen tunjangan kinerja. Sementara untuk gaji ke 13 dijadwalkan pencairan pada bulan Juli 2022.

Demikian dijelaskan kepala Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pontianak, M Nurul Hidayattulloh, Rabu (20/4/2022) di Pontianak.

“Kebijakan pemberian THR serta penyaluran pembayaran secara tepat waktu oleh KPPN Pontianak kepada seluruh penerima diharapkan bisa menjadi faktor penggerak aktivitas perekonomian, khususnya kepada masyarakat Kalbar sekaligus mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata dia.

Dia menjelaskan, Pemerintah di tahun 2022 melanjutkan kebijakan pemberian THR dan Gaji ke 13 untuk semakin membantu menggerakkan perekonomian. Kebijakan ini konsisten diberikan dan disesuaikan dengan dinamika pandemi dan perekonomian masyarakat.

“Meskipun penanganan Pandemi Covid-19 semakin baik serta pemulihan ekonomi makin kuat, masih terdapat risiko bagi perekonomian seperti kenaikan harga komoditas global,” imbuhnya.

Seiring dengan diberikannya berbagai tambahan dukungan sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat secara luas khususnya golongan miskin dan rentan, Pemerintah memutuskan kebijakan pemberian THR dan Gaji ke-13 yang disesuaikan dengan situasi tersebut.

Adapun kebijakan pemberian THR dan Gaji ke-13 tahun 2022 secara umum kata dia yakni biberikan kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, Penerima Tunjangan serta pegawai Non-ASN, diberikan sebesar gaji/pensiun pokok dan tunjangan yang melekat pada gaji/pensiun pokok berupa tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural/fungsional/umum, dan 50% tunjangan kinerja per bulan, sesuai jabatan, pangkat, peringkat jabatan, atau kelas jabatannya dengan tetap memperhatikan kemampuan kapasitas fiskal sesuai peraturan perundangan.

“Basis pembayaran THR tahun 2022 adalah penghasilan bulan April tahun 2022,” paparnya.

Selain itu, kata dia THR tahun 2022 dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum hari raya Idul Fitri 1443H dan dapat dibayarkan setelah Idul Fitri.

“Sementara untuk gaji ke-13 dibayarkan pada bulan Juli tahun 2022,” ujarnya.

Diterangkan dia, secara nasional, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran untuk pembayaran THR tahun 2022 yang diperkirakan sekitar Rp34,1 triliun dengan rincian sekitar Rp19,1 triliun untuk aparatur negara yang bekerja pada instansi pusat, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan, yang anggarannya telah disediakan pada DIPA masing-masing Kementerian/Lembaga dan sekitar Rp15 triliun untuk pembayaran THR bagi aparatur negara yang bekerja pada pemerintah daerah dari DAU, dan dapat ditambahkan dari APBD 2022 sesuai kemampuan fiskal masing-masing Pemerintah Daerah.

  • Bagikan