BP3MI Sumatera Barat adakan Rapat Evaluasi Pelayanan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Melalui SISKOP2MI

  • Bagikan

Suaraindo.id- Dalam rangka meningkatkan Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Wilayah Provinsi Sumatera Barat melalui SISKOP2MI, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Rapat Evaluasi Pelayanan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Melalui SISKOP2MI, Di Hotel Truntum Padang, Senin (21/11/22).

Rapat Tersebut diikuti 60 orang peserta yang terdiri dari Penanggung Jawab dan Operator SISKOP2MI Dinas Ketenagakerjaan se-Sumatera Barat, Operator SISKOP2MI di Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Pusat dan Cabang yang ada di Provinsi Sumatera Barat, serta stakeholder terkait penempatan yaitu Imigrasi, Sarana Kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan CPMI yakni Semen Padang Hospital, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pelayanan penempatan bagi CPMI serta membenahi permasalahan terkait penempatan diantaranya proses perekrutan CPMI sesuai peraturan, biaya penempatan PMI, penandatanganan Perjanjian Penempatan di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota, Pengisian dan Penandatanganan Perjanjian Kerja sesuai dengan sistem terbaru (sipermit), dan isu terkait lainnya.

Direktur Penempatan Non Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika BP2MI, Sri Andayani mengatakan Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) merupakan sistem pendataan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan berangkat keluar negeri.

SISKOP2MI mengintegrasikan pemangku kepentingan terkait dengan penempatan PMI yang antara lain Dinas Kabupaten/Kota, P3MI, Balai Latihan Kerja Luar Negeri, Sarana Kesehatan, Asuransi, Pemeriksaan Psikologi, Lembaga Uji Kompetensi, Pembiayaan Penempatan PMI, dan Perwakilan RI di luar Negeri.

” SISKOP2MI ini akan menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dimana aplikasi tersebut menjadi big Single data yang akan terkoneksi dengan SISKOP2MI Indonesia,” Katanya.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masing-masing pihak yang terlibat dalam proses penempatan PMI ke luar negeri khususnya operator SISKOP2MI dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelindungan menyeluruh bagi PMI Sumatera Barat dapat terwujud.

“Untuk layanan kita dari hulu ke hilir bukan ranah BP2MI dan Kemenketerian Tenagakerjaan saja, Tetapi pemerintah daerah hingga ketingkat Kabupaten dan Kota dapat bekerja sama agar perlindungan menyeluruh bagi PMI dapat terwujud,”. Tambahnya.

Kepala BP3MI Sumbar, Bayu Aryadhi mengungkapkan berdasarkan data SISKOP2MI tercatat hingga bulan November 2022 penempatan PMI sebanyak 481 Orang.

“sampai bulan November tahun 2022, SISKOPM2I mencatat penempatan sebanyak 481 orang dengan rincian skema sebanyak 363 orang melalui G To G, serta skema mandiri sebanyak 118 orang,” Katanya.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan deklarasi pelayanan penempatan dan pelindungan PMI tanpa pungutan (anti pungli) oleh seluruh peserta yang hadir.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Rina Adyanti, Account Representatif Khusus BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Alan Putra Wincy, serta Helpdesk SISKOP2MI, Yuddi Mulyono.

Penulis: RedEditor: Yusman
  • Bagikan