Kunjungi Rutan dan Lapas Pontianak, Kakanwil Kemenkumham Kalbar Fokus Tiga Hal

  • Bagikan
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat Pria Wibawa melakukan kunjungan ke Lapas dan Rutan pada Rabu lalu.

Suaraindo.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat Pria Wibawa melakukan kunjungan ke Lapas dan Rutan pada Rabu lalu.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat dari dekat situasi dan kondisi di rutan dibulan suci ramadan ini apakah dalam situasi aman dan kondusif dalam penyelenggaraan kegiatan ibadah bulan Ramadhan 1444 H /2023 M, fisamping memantau kondisi Lapas dan Rutan.

Kunjungan tersebut,menindaklanjuti surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI yang menginginkan terciptanya situasi aman dan kondusif dalam penyelenggaraan kegiatan ibadah bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H /2023 M, juga memantau kondisi Lapas dan Rutan Pontianak, serta memberikan apresiasi terhadap persiapan yang telah dilakukan oleh Lapas dan Rutan Pontianak dalam menyambut bulan Ramadhan.

Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan juga dimaksudkan sebagai pedoman dalam peningkatan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas/Rutan/LPKA serta penyelenggaraan kegiatan ibadah bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H/2023 M pada Lapas/Rutan/LPKA.

Dalam kunjungannya, Pria melihat langsung menu makanan yang disiapkan oleh Lapas maupun Rutan Pontianak untuk para WBP selama bulan puasa. Dia menyatakan bahwa menu makanan yang disiapkan telah memperhatikan kesehatan dan kebutuhan gizi para WBP selama berpuasa.

“Menu makanan yang disediakan oleh Lapas dan Rutan Pontianak sangat baik, karena telah memperhatikan kesehatan dan kebutuhan gizi para WBP selama berpuasa. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh para WBP agar tetap fit selama menjalani ibadah puasa,” ujar Pria Wibawa.

Selain itu, Pria WIbawa juga memastikan bahwa protokol kesehatan yang ketat tetap diterapkan selama kunjungan keluarga pada bulan Ramadhan. Dia berharap, dengan adanya protokol kesehatan yang ketat, kunjungan keluarga dapat dilakukan dengan aman dan nyaman.

Untuk jam kunjungan, baik Lapas maupun Rutan Pontianak telah menentukan jam kunjungan. Jam kunjungan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kepada para WBP agar tetap merasa terhubung dengan keluarganya selama menjalani hukumannya. Namun, jam penjagaan di Lapas dan Rutan Pontianak tetap beroperasi 24 jam seperti biasa. Para petugas penjaga akan berjaga selama 24 jam penuh untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas dan Rutan Pontianak.

Kepala Rutan Pontianak Raja M Ismael Novadiansyah, menyambut baik kunjungan dari Kakanwil Kemenkumham Kalbar. Dia mengungkapkan bahwa persiapan untuk menyambut bulan Ramadhan telah dilakukan dengan matang dan berharap dapat memberikan kenyamanan dan ketentraman bagi para WBP selama beribadah puasa.

“Dengan adanya kunjungan dari Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, kami merasa semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para WBP selama bulan Ramadhan. Kami berharap, dengan adanya persiapan yang matang, para WBP dapat merasakan kebahagiaan dan ketentraman dalam menjalankan ibadah puasa,” ujar Karutan.

Kalapas Pontianak Julianto Budhi Prasetyono menyambut kunjungan Kakanwil dan mengapresiasi upaya untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada WBP. Salah satu hal yang dibahas adalah makanan WBP selama bulan Ramadhan. Kalapas juga menegaskan bahwa pihak Lapas Pontianak selalu memperhatikan kualitas makanan yang disajikan dan memastikan bahwa WBP mendapatkan makanan yang layak dan sehat.

” Sebagai sistem peradilan pidana, Lapas Pontianak memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesejahteraan dan hak asasi manusia WBP. Oleh karena itu, pihak Lapas Pontianak perlu memastikan bahwa WBP mendapatkan perlakuan yang adil dan manusiawi serta memenuhi standar yang ditetapkan oleh hukum dan regulasi yang berlaku “, ucap Kalapas

Dengan adanya persiapan yang matang dan dukungan dari pihak Kementerian Hukum dan HAM, diharapkan bulan Ramadhan di Rutan Pontianak dapat berjalan dengan aman dan nyaman bagi semua pihak (humas Kemenkum)

Penulis: Herman/rEditor: Redaksi
  • Bagikan