Pemkab Landak Gelar Apel Gabungan Karhutla: Antisipasi Kabut Asap

  • Bagikan
Pj. Bupati Landak Pimpin Apel Gabungan Siaga Karhutla.[HO-Diskominfo Landak].Suaraindo.id/Suarakalbar.co.id

Suaraindo.id – Pemerintah Kabupaten Landak telah menggelar apel gabungan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kantor Bupati Landak pada Kamis (10/08/2023).

Apel tersebut dipimpin oleh Penjabat Bupati Landak dan dihadiri oleh berbagai pihak yang terkait, termasuk Kapolres Landak, Dandim 1201, Perwakilan Kejaksaan Negeri Landak, Kasat Pol PP Landak, Kepala BPBD Landak, Kesatuan Pengelolaan Hutan, para Camat, pemadam api swasta, serta undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Penjabat Bupati Landak menekankan pentingnya mengantisipasi kabut asap yang mungkin timbul akibat kebakaran hutan dan lahan. Ia menyatakan bahwa untuk mengatasi situasi ini, diperlukan upaya-upaya penanganan tanggap darurat yang sesuai dengan situasi yang berkembang.

“Sehingga mampu menghilangkan dan meminimalisir terjadinya bencana, perlu segera dilakukan penanganan yang bersifat cepat, tepat dan terpadu sesuai standar prosedur pegangan situasi darurat,” ungkapnya, dalam keterangan yang diterima Jumat (11/8/2023).

Samuel memaparkan kebakaran hutan dan lahan mengakibatkan banyak dampak negatif seperti kerusakan ekologi, mengurangi keanekaragaman hayati dan kabut asap.

“Terkait potensi karhutla di Landak dan penetapan status siaga darurat karhutla saya berharap satuan tugas dan seluruh komponen masyarakat bekerja secara maksimal efektif dan efisien karena akan fokus pada pencegahan prioritas deteksi dini, dan monitor hot spot sebagai indikator di lapangan,” paparnya.

Dirinya berpesan agar kegiatan penanganan harus mengedepankan kearifan lokal harus bisa memilah bagaimana menangani masyarakat yang bertani, termasuk juga pihak perusahaan yang membuka lahan. Ini menjadi perhatian agar tidak terjadi permasalahan di lapangan.

“Melalui apel ini saya mengajak agar bisa berkoordinasi dan bersinergi lintas sektoral baik antar OPD, TNI, Polri dan masyarakat, sehingga upaya pencegahan karhutla di Landak bisa berjalan maksimal,” tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan mobil damkar dan peralatan pemadam milik Polres Landak, BPBD, Satpol PP, Kesatuan dan Pengelolaan Hutan dan Pemadam Swasta.

  • Bagikan