Suaraindo.id ,- Rasa iba dan sedih terpancar dari wajah sang ibu, itu dokter Sri Fitriyanti orangnya.
Kesedihan terlihat dari wajahnya ketika menyambangi anak malang bernama Gio Warga Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.
dr. Sri Fitriyanti Nurwahid yang merupakan Caleg DPRD Propinsi Sumsel Dapil IX Kabupaten Banyuasin ini sengaja mendatangi anak berusia 8 tahun itu setelah mendapat informasi dari salah satu tenaga pengajar di Kecamatan Suak tapeh itu sendiri.
“Cucu saya ini mengalami sakit seperti ini sudah sejak lahir hingga usianya berada di usia 8 tahun,”Ucap, Nenek Gio ketika di tanya, Kamis. 5/9/23.
Ditambahkanya, sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Banyuasin namun karena pihaknya kekurangan biaya maka pihaknya keluar dengan terpaksa.
“Kami memiliki kekurangan, dan Gio tidak tahan lama-lama di Rumah Sakit, akibatnya kami pulang cepat, lagipula biaya selama berobat kami tidak ada,”Ujarnya.
Dirinya menegaskan, cucunya selama berobat tidak memiliki pil atau obat sebab dirinya tidak diberi resep untuk mendapat obat tersebut.
“Kami tidak memiliki pil, sebab kami tidak tahu pil apa yang harus kami ambil,”Tukasnya sambil menyeka air matanya.
Sementara itu, dr. Sri Fitriyanti Nurwahid, tidak kuasa menahan air matanya dan mengatakan bahwa apa yang dirasakan oleh Gio tidak bisa dia ungkapkan.
“Sebagai seorang Ibu, saya tahu rasanya apa yang dirasakan oleh Gio, apa lagi saya sendiri memiliki anak,”Ucapnya.
Masih dikatakan Caleg DPRD Propinsi Sumsel Dapil IX Kabupaten Banyuasin ini, bahwa pihaknya siap membantu apa yang diperlukan oleh Gio untuk kesembuhannya.
“Insyaallah dengan kemampuan kita, akan kita bantu Gio untuk mendapatkan kesembuhan dan kesehatan,”Tegasnya.
Disela-sela Kunjungan, dr. Sri Fitriyanti Nurwahid menyerahkan Bantuan untuk Gio dan neneknya membeli keperluan sehari-hari, serta beberapa makanan ringan untuk di nikmati oleh Gio, Penyerahan bantuan berlangsung haru seketika dr. Sri Fitriyanti Nurwahid menangis melihat sang nenek terharu atas kehadiran dr. Sri Fitriyanti Nurwahid tersebut.













