Dirreskrimsus Polda Sumsel Berhasil Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp. 6 Miliar

  • Bagikan
Plt Dirreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira saat memperlihatkan barang bukti saat konferensi pers (SuaraIndo.id/Nisa)

SuaraIndo.id – Unit 4 Subdit IV Tipidter Dirreskrimsus Polda Sumsel berhasil gagalkan penyelundupan benih-benih lobster (BBL) di Jalan Tol Palembang-Kayu Agung KM.329 Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan.

Plt. Dirreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Putu Yudha Prawira mengungkapkan bahwa kronologis kejadian adanya informasi dari Dirlantas Polda Sumsel pada tanggal 27 November 2023 pukul 21.00 WIB jika ada 1 unit mobil minibus yang membawa benih-benih lobster (BBL) akan melintas di wilayah hukum Polda Sumsel.

“Dari adanya informasi tersebut, kami memerintahkan Unit 4 Subdit IV Tipidter untuk melakukan penyelidikan. Pada tanggal 28 November 2023 pukul 01.00 WIB melintas 1 unit mobil Toyota Innova warna silver nopol BE 1036 YM mencurigakan yang melintas dengan kecepatan tinggi. Saat diberhentikan membawa BBL lalu mengamankan tersangka SN (25),” kata Yudha.

Yudha melanjutkan, modus operandi yaitu BBL dibawa tersangka SN dari perlabuhan Bakauheni ke kabupaten Muba, terdapat 12 box styrofoam yang dilakban hitam berisi 333 kantong total 50.616 benih lobster yang terdiri dari 6.660 BBL jenis mutiara dan 43.956 BBL jenis pasir, diperkirakan harga BBL jenis mutiara Rp.150.000 sedangkan BBL jenis pasir Rp.100.000 dengan total kerugian negara sebanyak Rp. 6 Miliar.

“Tersangka SN merupakan sopir asal lampung dan mengaku sudah berulang kali mengangkut BBL dengan upah sebesar Rp. 1 juta dan uang jalan sebesar Rp. 2,5 juta,” ungkap Yudha.

Tersangka SN dijerat pasal UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman penjara 8 tahun atau denda Rp. 1,5 Miliar.

  • Bagikan