Suaraindo.id – Pemohon pasport di Kota Pontianak dinilai cukup tinggi, bahkan melebihi peralatan yang di miliki oleh kantor imigrasi pontianak, perharinya data M-pasport memiliki kuota 210 namun berdasarkan data pemohon pasport elektronik kuota tersebut penuh hingga Juni 2024.
Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Pontianak, Adi Heryadi mengatakan untuk selain kategori khusus masyarakat diharapkan dapat mendaftar secara online, dikarenakan masyarakat yang datang langsung ke kantor imigrasi hanya bagi masyarakat kategori khusus.
“Ramaham meningkat biasanya hanya 30 sekarang bisa mencapai 70 dalam dua minggu terakhir ramadhan, dan percepatan pasport biasanya kadang hanya 10 kini sudah mencapai 25 pemohon” kata Adi Senin (08/04/2024) .
Namun terkait masyarakat yang kurang mengerti kantor imigrasi memiliki layanan informasi untuk melakukan pembuatan dan tata cara pembuatan Pasport,selain itu Adi menjelaskan pihaknya memiliki duta layanan yang menangani kendala masyarakat saat di lokasi.
“Kami memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak tahu cara daftarnya sehingga dapat memiliki pasport tanpa kendala,” tambahnya
Pasca membuka pelayanan di Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya Dalam waktu dekat, kantor imigrasi juga akan membuka gerai di Mall Pelayanan publik Kota Pontianak, hal ini agar mendekatkan dengan masyarakat yang selama ini mengeluhkan sulitnya mendapat kuota pembuatan pasport.
“Kami juga memiliki layanan jemput bola,baik ke rumah atau rumah sakit bagi lansia atau orang sakit yang tidak mampu ke kantor Imigrasi, jemput bola ini juga memberikan layanan satu hari jadi sesuai permintaan masyarakat,” paparnya.
Dalam kurun waktu sepekan, ada tiga kali petugas kantor imigrasi melakukan jemput bola terhadap masyarakat di rumah sakit atau rumah pribadi yang sakit dan lansia yang mengajukan layanan pembuatan pasport.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













