Pasca Idul Adha, Harga Daging Ayam Mulai Stabil

  • Bagikan
Daging ayam yang dijual di Pasar Sekadau. SUARAKALBAR.CO.ID/ Fadil

Suaraindo.id– Harga daging ayam di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat kembali stabil setelah mengalami kenaikan signifikan selama periode Idul Adha 2024.

Berdasarkan pantauan di pasar, tradisional Sekadau, harga yang sebelumnya melonjak hingga Rp. 55.000 per kilogram kini telah turun kembali ke harga normal, yakni Rp. 45.000 per kilogram.

Penurunan ini membawa angin segar bagi masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan protein hewani.

Moris (41), seorang pedagang daging ayam di pasar Sekadau, membenarkan adanya penurunan harga tersebut.

Dalam wawancara pada Rabu (3/7/2024), ia menjelaskan bahwa kenaikan harga sebelumnya disebabkan oleh meningkatnya permintaan menjelang dan selama perayaan Idul Adha.

“Sebelum Idul Adha, harga daging ayam sempat naik dari harga normal Rp. 45.000 menjadi Rp. 55.000 per kilogram, namun kini sudah kembali normal,” ungkap Moris.

Lebih lanjut, Moris mengungkapkan bahwa fluktuasi harga daging ayam seperti ini sudah menjadi fenomena yang biasa setiap tahunnya. Ketika permintaan meningkat secara drastis, harga cenderung naik. Namun, setelah puncak perayaan berlalu, harga biasanya kembali stabil

“Memang sudah jadi siklus tahunan. Setiap menjelang hari raya besar seperti Idul Adha, permintaan daging ayam naik tajam. Itu yang menyebabkan harga ikut naik. Tapi, alhamdulillah sekarang sudah mulai stabil lagi,” jelasnya.

Dengan harga daging ayam yang kembali normal, diharapkan kebutuhan masyarakat akan protein hewani bisa terpenuhi dengan baik.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan