Suaraindo.id – Masih adanya kasus Perundungan yang terjadi dikalangan pelajar membuat beberapa kalangan khawatir, tidak jarang kasus Perundungan atau bullying di Kalangan pelajar ini membuat efek traumatik kepada korban, tetapi juga menggangu psikis anak yang berkepanjangan dan tidak jarang berakhir di meja hukum di Kepolisian. Dampak negatif ini tidak saja menyerang korban dan pelaku tetapi bisa membuat citra sekolah menjadi buruk karena guru dan sekolah tidak mampu mengawasi dan mengendalikan anak-anak disekolah.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kota Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan menyampaikan keprihatinannya terhadap kasus perundungan yang masih terjadi di lingkungan sekolah. Ia berharap agar perundungan atau bullying terhadap anak-anak dapat dihentikan dan tidak lagi terjadi di sekolah-sekolah.
Dirinya berpendapat, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa. Bagaimana pun juga, anak-anak harus dilindungi dan dijaga agar tumbuh dengan baik.
Yudhi menekankan bahwa peran guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman sangat penting. Ia mengajak para guru untuk menerapkan pendekatan yang lebih persuasif dalam mendidik murid-muridnya. Dengan cara ini, diharapkan tidak ada lagi tindakan perundungan yang terjadi di sekolah.
“Apabila terjadi kekerasan terhadap anak, ini akan berdampak negatif pada tumbuh kembang mereka, baik dari segi fisik maupun mental,” jelasnya saat ditemui wartawan di Kantor DPRD Kota Palangka Raya, sesaat usai melaksanakan rapat pembahasan penyusunan jadwal kegiatan DRPD Kota Palangka Raya, Rabu (4/09/2024 ).
Ia menambahkan bahwa efek dari perundungan dapat merusak masa depan generasi muda, yang pada akhirnya akan merugikan bangsa.
Legislator dari PKB ini mengajak semua pihak, baik guru, orang tua dan masyarakat, untuk bisa bekerja sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari kekerasan. Ia berpendapat Kerena Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang fungsinya untuk mendidik, menciptakan siswa yang pandai, cerdas dan bermartabat, berakhlak mulia dan beriman, serta menghasilkan lulusan yang berkualitas, bukan tempat ajang kekerasan.
” Nanti ujung-ujungnya, jika perundungan ini terus dibiarkan, akan merusak generasi bangsa. Ini yang harus kita cegah bersama,” tegasnya.
Sebelum mengakhiri komentarnya, ia berharap dengan adanya kesadaran dan tindakan tegas dari semua pihak, perundungan di sekolah bisa diatasi dan dihindari, para peserta didik dapat tumbuh, berkembang dan belajar dalam lingkungan yang aman dan kondusif sekaligus nantinya mendukung prestasi dan masa depan mereka secara optimal.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













