Capaian Dekade Pemerintahan Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi, Pembangunan Infrastruktur, dan Peningkatan Kualitas Hidup

  • Bagikan
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa foto bersama salah satu pemenang Sustainable Development Goals (SDGs) Award 2024 di Jakarta, Senin (7/10/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/ANTARA.

Suaraindo.id – Dalam satu dekade terakhir, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia mencatat berbagai capaian penting yang signifikan dalam berbagai sektor. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, menyampaikan pencapaian tersebut, menggarisbawahi pertumbuhan ekonomi, pengembangan infrastruktur, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh ANTARA, Suharso Monoarfa menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 5,2 persen pada tahun ini. Sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu penggerak utama, dengan nilai tambah mencapai Rp1.367 triliun. Selain itu, surplus neraca perdagangan sebesar 11,5 miliar dolar AS memperlihatkan kekuatan daya saing Indonesia di kancah global.

Peningkatan Kesejahteraan dan Penurunan Ketimpangan Sosial

Di sisi sosial, terdapat peningkatan yang signifikan pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), terutama di wilayah Jawa dan Sulawesi. Penurunan ketimpangan sosial juga menjadi sorotan, dengan rasio gini turun ke angka 0,375, mencerminkan distribusi pendapatan yang semakin merata di kalangan masyarakat.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia mencapai 75,59, menandakan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Rata-rata lama sekolah mencapai 9,03 tahun, sementara tingkat pengangguran turun ke angka 5,11 persen, menunjukkan perbaikan akses pendidikan dan lapangan kerja.

Suharso juga menyoroti Indeks Pembangunan Kebudayaan yang naik ke angka 74,29, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang mencapai 82,68. Indeks Demokrasi Indonesia turut mencatat kenaikan menjadi 75,51, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas demokrasi dan hak-hak sipil.

Pengembangan Infrastruktur dan Pembangunan Berkelanjutan

Pada sektor infrastruktur, Indonesia mencatat penambahan 6.665 Broadcast Traffic Systems (BTS) di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T), memperkuat jaringan telekomunikasi di daerah terpencil. Selain itu, pemerintah berhasil membangun 2.882 km jalan tol baru yang mendukung mobilitas dan konektivitas antardaerah.

Sektor lingkungan hidup juga menunjukkan hasil yang positif. Pemerintah berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 637 juta ton, yang disertai dengan peningkatan kualitas lingkungan hidup dengan skor 68,73, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

Suharso Monoarfa juga menekankan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan inovasi. Proyek besar ini dirancang untuk mendukung visi jangka panjang pembangunan Indonesia yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

“RPJPN 2025-2045 menjadi pemandu arah pembangunan nasional Indonesia selama 20 tahun ke depan, memastikan pembangunan Indonesia terus berjalan selaras dengan visi Indonesia Emas 2045,” kata Suharso Monoarfa.

RPJPN 2025-2045 diharapkan mampu membentuk landasan yang kuat bagi pembangunan nasional, memberikan arah yang jelas bagi seluruh pelaku pembangunan. Suharso memastikan bahwa rencana tersebut telah diselaraskan dengan kebijakan presiden terpilih di masa mendatang, sehingga kontinuitas pembangunan tetap terjaga, membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan