TNI Buka Akses Daerah Terpencil di Kapuas Hulu Melalui Program TMMD

  • Bagikan
Penjabat Sementara Bupati Kapuas Hulu Ansfridus Juliardi Andjoe bersama Dandim 1206 Putussibau dan pihak terkait lainnya membuka kegiatan TMMD Reguler 2024 di Desa Selaup Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. (ANTARA)

Suaraindo.id – TNI melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 1206/Putussibau melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 tahun 2024, yang fokus pada pembukaan akses daerah terpencil di Desa Selaup, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.

Komandan Kodim 1206 Putussibau, Letkol Inf Nasli, menegaskan bahwa melalui TMMD, TNI ingin memperkuat persatuan dan kesatuan dengan masyarakat. “Kami ingin mendorong semangat persatuan dan kesatuan melalui kemanunggalan TNI bersama rakyat,” kata Nasli, dilansir dari ANTARA, Minggu (6/10/2024).

Pembukaan Jalan Penghubung Dusun dan Desa

Salah satu sasaran utama dari TMMD ke-122 ini adalah pembersihan dan pengupasan ruas jalan sepanjang 8,3 kilometer yang menghubungkan Dusun Jakok dengan Dusun Keranti di Desa Selaup. Akses jalan tersebut sangat penting untuk memudahkan mobilitas warga dan membuka konektivitas antar-dusun, yang sebelumnya sulit dijangkau.

Selain pembangunan jalan, program ini juga mencakup pembangunan jembatan dan gorong-gorong yang sangat dibutuhkan untuk kelancaran transportasi dan kegiatan sehari-hari masyarakat setempat.

Proyek Infrastruktur Lainnya dan Fokus Sosial

Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, TMMD kali ini juga melaksanakan sejumlah proyek tambahan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pembangunan sumur bor untuk memastikan akses air bersih, rehabilitasi rumah warga dan rumah ibadah, serta penanaman pohon untuk penghijauan dan pembersihan lingkungan.

TNI juga memperhatikan masalah kesehatan masyarakat dengan memasukkan penanganan stunting dan ketahanan pangan melalui budidaya ikan air tawar sebagai bagian dari program ini. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dari segi kesehatan dan pangan,” jelas Nasli.

Kegiatan Non-Fisik: Wawasan Kebangsaan dan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Di samping kegiatan fisik, TMMD ke-122 juga memberikan edukasi dalam bentuk kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pendidikan kesehatan, dan sosialisasi dampak serta bahaya penyalahgunaan narkotika. Program ini juga bertujuan untuk membina masyarakat secara mental dan sosial agar lebih tangguh dan sadar akan ancaman narkoba.

“Kami ingin program ini tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga menguatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebangsaan, kesehatan, dan bahaya narkotika,” tambah Nasli.

Harapan untuk Kemajuan Daerah Terpencil

Kolaborasi antara TNI dan masyarakat setempat diharapkan membawa dampak besar dalam mempermudah akses dan meningkatkan taraf hidup warga. Nasli berharap program TMMD ini dapat membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam hal akses jalan dan peningkatan infrastruktur di daerah terpencil.

Dengan adanya jalan baru yang menghubungkan dusun-dusun di Desa Selaup, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan dasar, termasuk pendidikan dan kesehatan, serta mempercepat pengembangan ekonomi lokal.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan