Suaraindo.id – Genap delapan hari banjir melanda tiga desa di Kecamatan Sungai Ambawang, yakni Teluk Bakung, Pancaroba, dan Lingga. Banjir yang disebabkan oleh tingginya intensitas hujan ini masih belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, Herry Purwoko, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan status darurat batingsor sejak 10 Maret 2024. Status ini ditetapkan untuk mempercepat proses distribusi bantuan serta penanganan lainnya.
“Status tersebut akan berlangsung hingga 24 Maret mendatang. Berdasarkan diskusi kami dengan Pak Bupati dan BNPB, salah satu hal yang harus diantisipasi adalah dampak pasca banjir,” ujar Herry, Rabu (13/3/2024).
Lebih lanjut, Herry menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan bersama petugas lain terhadap kondisi pemukiman warga di tiga desa tersebut setelah banjir surut. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kendala yang mungkin dialami masyarakat serta potensi penyakit yang muncul akibat genangan air yang berkepanjangan.
“Sehingga pasca surut nanti masyarakat tidak merasa kesulitan, namun tetap akan kami pantau secara intensif,” tambahnya.
Hingga saat ini, banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kubu Raya. Meskipun intensitas hujan cenderung singkat, namun curah hujan yang masih turun menyebabkan genangan air tetap bertahan dan belum menunjukkan tanda-tanda penyusutan yang signifikan.
Pemerintah daerah bersama BPBD Kubu Raya terus berupaya menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang terdampak banjir ini.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













