Sumsel Jadi Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Kedua di Sumatera, BPS RI Apresiasi Kinerja Daerah

  • Bagikan
Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Gubernur Sumatera Selatan bersama BPS RI serta Bupati/Wali Kota dengan BPS Kab/Kota se-Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, Minggu (14/9/2025). (SuaraIndo.Id/HMS)

SuaraIndo.Id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, ST, M.Si, M.Eng, PhD, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan. Pada triwulan II tahun 2025, Sumsel tercatat menempati posisi kedua tertinggi di wilayah Sumatera.

Hal itu disampaikan Amalia saat menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Gubernur Sumatera Selatan bersama BPS RI serta Bupati/Wali Kota dengan BPS Kab/Kota se-Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, Minggu (14/9/2025).

Menurut Amalia, pencapaian ini menunjukkan peran strategis Sumsel sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera. “Sumatera Selatan telah membuktikan diri sebagai daerah dengan daya saing tinggi, baik dari sisi investasi, infrastruktur, maupun pengelolaan potensi sumber daya alam,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, BPS RI bersama Pemerintah Provinsi Sumsel dan seluruh kabupaten/kota sepakat memperkuat kerja sama di bidang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data Statistik. Data yang akurat, kata Amalia, menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Gubernur Sumsel menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan dukungan data statistik yang komprehensif. “Pembangunan yang kita lakukan harus berbasis data agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi, efektivitas kebijakan, serta mempercepat pencapaian target pembangunan nasional di tingkat daerah.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus positif, Sumatera Selatan dipandang berpotensi menjadi lokomotif baru perekonomian Sumatera, bahkan Indonesia. (*)

  • Bagikan