Kepribadian Guru Menentukan Keberhasilan Pendidikan Serta Arah Masa Depan Peserta Didik.

  • Bagikan
Kepribadian Guru Menentukan Keberhasilan Pendidikan.SUARAINDO.ID

Suaraindo.id – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 di halaman kantor setempat, Selasa (25/11/2025).

Upacara dipimpin Kepala Kankemenag Sanggau, Mad Rais, dan diikuti oleh seluruh kepala seksi, penyelenggara, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Sanggau.

‎Dalam amanatnya,Kemenag Mad Rais membacakan sambutan tertulis peringatan HGN Kementerian Agama yang menyoroti peningkatan sl jumlah guru yang signifikan
Kementerian Agama.
Pada tahun 2025 ini jumlah guru bersertifikat meningkat menjadi lebih dari 301 ribu, naik sekitar 620 persen. Lonjakan ini terjadi merata pada guru madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, serta guru pada Bimas Hindu, Buddha, Kristen, dan Katolik.

‎Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa seluruh guru di lingkungan Kemenag memperoleh kesempatan yang adil dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. “Pada era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, pemerintah memberikan perhatian nyata dan berkesinambungan terhadap peningkatan mutu guru sebagai pilar utama pendidikan bangsa,” ujarnya.

‎Selain itu Juga, tercatat sekitar 588 ribu guru telah menerima tunjangan profesi, dan 52 ribu guru honorer telah diangkat menjadi PPPK dalam tiga tahun terakhir. Kebijakan ini dinilai sebagai bukti komitmen negara dalam meningkatkan kesejahteraan, stabilitas karier, dan mutu layanan pendidikan.

‎Dalam pembacaan amanat tersebut, Mad Rais juga menegaskan bahwa pendidikan nasional tidak hanya bertumpu pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kemanusiaan. Ia mengutip pesan tokoh pendidikan nasional, Prof. Dr. Hajjah Zakiah Daradjat, bahwa kepribadian guru menentukan keberhasilan pendidikan serta arah masa depan peserta didik.

‎Di akhir amanatnya, Mad Rais mengajak para ASN untuk terus memperkuat dedikasi, profesionalisme, dan keikhlasan dalam bekerja dan berkarya. Ia juga menyampaikan pesan khusus mengenai penghormatan kepada guru dan orang tua.
‎“Karena guru yang membimbing kita hingga menjadi pribadi seperti hari ini. Jasa guru tidak dapat ditukar dengan apa pun. Pengabdian kita adalah kebanggaan bagi mereka. Mari kita bangun karakter, menjaga kebersamaan, dan menciptakan kerukunan sebagaimana nilai-nilai yang dijunjung Kemenag,” ungkapnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan