Suaraindo.id – Peningkatan ruas Jalan Sayan–Kota Baru di Kabupaten Melawi menjadi salah satu proyek strategis yang tengah dipercepat pengerjaannya. Proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp35,755 miliar dan panjang efektif lebih dari 4 kilometer itu dikerjakan oleh PT Raihanindo Putra Khatulistiwa, KSO, bersama sejumlah rekanan.
Menurut Masri, staf teknis perusahaan pelaksana, progres proyek kini telah memasuki tahap akhir sebelum proses pengaspalan dimulai.
“InsyaAllah, tanggal 4 November 2025 kita sudah mulai pengaspalan. Target kita pekerjaan selesai pada 30 Desember 2025,” ungkap Masri kepada Suara Kalbar, Jumat (31/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 140 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender. Selama proses pengerjaan berlangsung, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan mendukung upaya pembangunan ini.
“Kami mohon pengertian masyarakat, khususnya pengguna jalan, karena selama pengerjaan pasti akan ada sedikit gangguan lalu lintas. Namun kami pastikan pekerjaan dilakukan sebaik mungkin dan sesuai standar teknis,” tambahnya.
Masri juga menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan dimulai, pihak perusahaan telah melakukan sosialisasi bersama masyarakat, pemerintah desa, dan kecamatan guna memastikan koordinasi di lapangan berjalan lancar dan transparan.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Melawi, Yermanto, menyambut baik pelaksanaan proyek strategis tersebut yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Bina Marga.
Menurutnya, peningkatan Jalan Sayan–Kota Baru tidak hanya memperlancar arus transportasi masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah timur Kalimantan Barat.
“Dengan adanya peningkatan jalan ini, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Akses ekonomi menjadi lebih lancar, biaya transportasi menurun, dan mobilitas antarwilayah semakin mudah. Ini langkah konkret yang patut kita apresiasi bersama,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Yermanto, yang akrab disapa Yek, menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan agar proyek yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah itu benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami berharap pihak pelaksana benar-benar mengutamakan mutu pekerjaan sesuai dengan spesifikasi kontrak. Jangan asal cepat, tapi harus berkualitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yek menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus, yang dinilai konsisten dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman.
“Kami sangat mengapresiasi kepemimpinan Pak Ria Norsan dan Pak Krisantus yang terus memperhatikan pembangunan di wilayah timur Kalbar. Melawi menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut,” ujarnya.
Masyarakat setempat turut menyambut gembira proyek ini. Selain mempermudah transportasi hasil pertanian dan perkebunan, peningkatan jalan Sayan–Kota Baru juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi warga di kawasan tersebut.
Dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2025, proyek peningkatan Jalan Sayan–Kota Baru menjadi momentum penting bagi Kabupaten Melawi untuk terus melangkah menuju daerah yang maju, terkoneksi, dan berdaya saing di wilayah timur Kalimantan Barat.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













