SUARAINDO.ID —— Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur telah menerbitkan 125 Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dari total 144 pengajuan yang masuk pada pekan lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi mengatakan, pengajuan lainnya masih dalam tahap proses verifikasi karena tim teknis harus melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
Pemeriksaan tersebut mencakup aspek kelayakan sanitasi serta higienitas tempat pengolahan makanan.
“Yang pertama sesuai dengan namanya, sertifikat laik higiene dan sanitasi. Jadi higienitas dalam proses pengelolaan bahan makanan itu menjadi sangat penting,” ujarnya saat dik9nfirmasi di kantor DPRD Lotim, kamis 27 Nopember 2025.
Selain higienitas, tim juga menilai kondisi sanitasi area dapur, termasuk lingkungan pengolahan memenuhi syarat yang ditetapkan atau tidak.
Sumber air yang digunakan juga menjadi perhatian, terutama dari sisi kelayakan bakterologis.
Aries menegaskan, bagi SPPG yang belum memenuhi standar, Dinas Kesehatan akan memberikan edukasi dan pendampingan agar pengelola dapat memperbaiki kekurangan.
Setelah perbaikan dilakukan, tim akan melakukan visitasi ulang untuk memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi.
“Kalau sudah memenuhi syarat, baru kita keluarkan SLHS. Jadi bagi yang sudah diterbitkan SLHS itu berarti telah memenuhi persyaratan dari sisi higienitas, sanitasi, termasuk sumber air,” katanya.
Penerbitan SLHS merupakan langkah pemerintah daerah, dalam memastikan keamanan pangan serta kualitas layanan pengolahan makanan di wilayah Kabupatrn Lombok Timur, khususnya untuk program MBG.













