Suaraindo.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak terus gencar melakukan razia layangan di berbagai kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi bahaya yang ditimbulkan dari permainan layangan, terutama akibat penggunaan gelasan atau tali berlapis kaca yang kerap membahayakan pengguna jalan dan jaringan listrik.
Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Ahmad Sudiyantoro, mengatakan bahwa razia layangan telah menjadi kegiatan rutin yang digelar setiap hari oleh pihaknya.
“Alhamdulillah, kita rutin menggelar razia, apalagi kita tahu bahwa layangan ini dampaknya sangat berbahaya,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Ahmad menjelaskan, kegiatan razia dilakukan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kota Pontianak. Namun, pelaksanaan razia biasanya dihentikan sementara saat cuaca tidak mendukung.
“Kami rutin tiap hari menggelar razia layangan, namun kalau hari hujan kita tidak lakukan,” katanya.
Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan razia, petugas kerap menghadapi kendala di lapangan. Salah satunya, para pemain layangan sering kali melarikan diri saat akan diamankan oleh petugas.
“Memang ada kendala di lapangan, para pemain layangan ini biasanya kabur saat petugas datang. Tapi kami tetap berupaya menertibkan demi keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Satpol PP Pontianak mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layangan di area padat lalu lintas maupun dekat jaringan listrik. Selain membahayakan diri sendiri, aktivitas tersebut juga berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan orang lain.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













