Kumindag Sambas Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

  • Bagikan
Dinas Kumindag Sambas memastikan stok LPG 3 kg aman dan distribusi berjalan lancar hingga akhir tahun, dengan penambahan kuota untuk mengantisipasi lonjakan permintaan jelang Natal dan Tahun Baru.SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumindag) Kabupaten Sambas memastikan ketersediaan gas LPG 3 kilogram atau gas melon di wilayah Kabupaten Sambas dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Kumindag Sambas, Suparno, berdasarkan informasi dari distributor serta PT Pertamina Patra Niaga, Senin (15/12/2025).

Suparno menjelaskan, baik stok maupun kebutuhan LPG subsidi di tingkat distributor dan Pertamina saat ini masih dalam kondisi seimbang. Hingga pertengahan Desember 2025, penyaluran gas LPG 3 kilogram berjalan normal tanpa kendala berarti.

“Berdasarkan informasi dari distributor dan Pertamina, stok LPG 3 kilogram masih mencukupi dan penyalurannya berjalan lancar,” ujar Suparno.

Untuk mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah daerah bersama pihak terkait telah menyiapkan langkah antisipatif berupa penambahan kuota distribusi LPG bersubsidi.

“Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat Nataru, sudah ada tambahan kuota distribusi LPG 3 kilogram,” katanya.

Ia menyebutkan, dengan adanya tambahan tersebut, realisasi pendistribusian LPG 3 kilogram hingga akhir Desember 2025 diperkirakan mencapai 105 persen.

“Distribusi berjalan lancar dan terdapat tambahan kuota, sehingga realisasi penyaluran sampai 31 Desember 2025 diprediksi mencapai 105 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suparno mengungkapkan bahwa di Kabupaten Sambas saat ini terdapat 342 pangkalan resmi LPG 3 kilogram yang tersebar di berbagai wilayah. Sementara itu, untuk subpangkalan hingga kini belum tersedia.

Dalam rangka memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan normal dan tepat sasaran, Dinas Kumindag Sambas secara rutin melakukan pengawasan di lapangan. Pengawasan dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari pemantauan informasi di media sosial hingga komunikasi intensif dengan distributor dan pangkalan.

“Pengawasan kami lakukan secara berkala, termasuk memantau informasi di media sosial dan berkoordinasi langsung dengan distributor,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menjalin koordinasi dengan pangkalan-pangkalan yang dinilai memiliki potensi kerawanan, serta melibatkan aparatur desa dan kecamatan.

“Jika ditemukan indikasi kelangkaan atau permasalahan di lapangan, kami akan segera melakukan monitoring langsung untuk penanganan cepat,” tambah Suparno.

Dinas Kumindag Sambas mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram sesuai kebutuhan dan melalui pangkalan resmi, guna menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi gas bersubsidi di Kabupaten Sambas.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan