Suaraindo.id – Prosesi adat dayak ngudas digelar di Dusun Sebandang, Desa Lumut, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau,
sebagai penanda dimulainya kegiatan eksplorasi usaha pertambangan oleh PT Kalmin,selasa 09/12/2025
Ritual tersebut dihadiri Sekcam Toba Victor Wilson, Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky Montolalu, perwakilan Danramil Toba Serka Merukin, Bhabinkamtibmas Desa Lumut Bripka Yulianus Ciyun, Babinsa Lumut Sertu Sarwanto, Sekdes Lumut Yosep Firdaus, Ketua DAD Julius, Kawil Sebandang Saayem, serta manajemen PT Kalmin, Muhammad Iqbal,serta tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan desa.
Dalam sambutannya, Sekcam Toba Victor Wilson mengapresiasi seluruh pihak yang hadir dan berpartisipasi dalam pelaksa naan adat tersebut.
Ia menegaskan bahwa aturan adat akan dijelaskan oleh pawang, dan seluruh pihak diharapkan menjaga komunikasi yang baik untuk menghindari munculnya konflik selama kegiatan berlangsung. Ia juga mendorong masyarakat mendukung kehadiran perusahaan agar dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Desa Lumut.
Sementara itu, Ketua DAD Julius menyampaikan dukungan masyarakat adat terhadap rencana eksplorasi PT Kalmin.
Ia mengapresiasi langkah perusahaan yang menghormati adat istiadat sebelum melakukan aktivitas eksplorasi sehingga masyarakat merasa dilibatkan dan dihargai. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membawa manfaat bagi warga sekitar.
Ritual Ngudas lanjutnya,merupakan bagian dari rangkaian adat masyarakat Dayak sebelum suatu aktivitas besar dilaksanakan di wilayah adat. Dalam konteks ini, ritual menjadi pengantar bagi PT Kalmin untuk memulai eksplorasi di Desa Lumut agar kegiatan perusahaan dapat berjalan optimal, lancar, dan terhindar dari hambatan.
Adapun wilayah izin usaha pertambangan perusahaan mencakup beberapa lokasi, yakni Dusun Nek Cikam dan Dusun Embangai Hilir di Desa Belungai Dalam serta Dusun Sebandang di Desa Lumut.
Dengan selesainya ritual adat ini, proses eksplorasi PT Kalmin telah resmi memasuki tahapan awal. Masyarakat setempat berharap kehadiran investor dapat membawa dampak positif, baik dari aspek ekonomi maupun pembangunan wilayah, tanpa mengabaikan nilai adat budaya yang telah menjadi identitas masyarakat Dayak.
Perwakilan PT Kalmin, Muhammad Iqbal, mengharapkan agar seluruh proses kegiatan ini dapat berjalan harmonis. Ia menekankan perlunya dukungan serta kerja sama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sehingga keberadaan kegiatan eksplorasi dapat menguntungkan semua pihak.
Kapolsek menambahkan bahwa setiap aktivitas investasi tentu memiliki dampak positif maupun negatif. Karena itu, ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi agar setiap potensi permasalahan dapat diselesaikan secara baik melalui musyawarah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat,dapat bekerja sama, menjaga Kamtibmas, serta mengutamakan dialog dalam menyelesaikan persoalan yang muncul,” tegasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













