Curah Hujan Menurun, Dua Titik Api Muncul di Kubu Raya, Polisi Siagakan Tim Karhutla

  • Bagikan
Upaya pemadaman yang dilakukan petugas gabungan di karhutla Kubu Raya dalam kurun waktu dua hari terakhir SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Menurunnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak pada meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, dua titik api terdeteksi muncul di wilayah tersebut.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika mengatakan, titik api pertama terpantau di kawasan Jalan Sultan Agung, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya. Kebakaran tersebut menghanguskan lahan dengan luas estimasi sekitar ±2 hektar.

“Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran karena lokasi titik api berjarak sekitar 70 meter dari permukiman warga,” ujar AKBP Kadek Ary, Senin (19/1/2026).

Sementara itu, titik api kedua terdeteksi di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, dengan luas lahan terdampak sekitar ±1,5 hektar. Kedua lokasi tersebut merupakan lahan kosong dengan vegetasi gambut yang dikenal sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan apabila api sudah merambat ke bawah permukaan tanah.

“Karakteristik lahan gambut membuat api bisa bertahan di dalam tanah, sehingga membutuhkan penanganan ekstra agar tidak kembali menyala,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih bersiaga di kedua lokasi untuk melakukan proses pendinginan atau cooling down. Langkah ini dilakukan guna memastikan bara api di dalam lapisan gambut benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran susulan akibat hembusan angin.

“Kami terus berupaya maksimal melakukan pemadaman dan pendinginan lahan. Ini sangat krusial demi menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga kelancaran arus transportasi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan karhutla mengingat Kabupaten Kubu Raya memiliki objek vital nasional, yakni Bandara Internasional Supadio, yang harus terbebas dari gangguan asap.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas,” pungkas AKBP Kadek Ary.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan