Suaraindo.id – Jajaran Polsek Sekadau Hilir bersama Koramil Sekadau Hilir melakukan pengecekan ketinggian air Sungai Sekadau di Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Sabtu (10/1/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi dampak banjir menyusul meningkatnya debit air Sungai Sekadau akibat banjir kiriman dari wilayah Sekadau Hulu.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya kenaikan ketinggian air Sungai Sekadau sekitar 30 hingga 40 sentimeter.
“Berdasarkan pengecekan di RT 19 Kampung Kemawan, Dusun Pangkin, debit air Sungai Sekadau hari ini mengalami peningkatan. Sejumlah akses jalan lingkungan sudah terendam, namun air belum masuk ke rumah warga karena mayoritas bangunan masih berupa rumah panggung,” jelas AKP Triyono.
Meski hingga saat ini belum berdampak langsung pada permukiman warga, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Sekadau agar meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, potensi kenaikan debit air masih dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama jika intensitas hujan di wilayah hulu kembali meningkat.
“Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan ketinggian air, mengamankan barang-barang berharga, serta menghindari aktivitas di sekitar sungai apabila debit air kembali naik. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada aparat setempat,” imbau AKP Triyono.
Polres Sekadau bersama unsur TNI dan pemerintah setempat memastikan kegiatan pengecekan dan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat luapan Sungai Sekadau.
“Pengecekan dan pemantauan akan terus kami lakukan secara berkala guna memastikan kondisi tetap terkendali dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













