Suaraindo.id – Proses pencarian Nuriman (48), seorang pemancing yang dilaporkan hilang di wilayah Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, hingga hari ketujuh belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan akhirnya menghentikan operasi pencarian setelah upaya maksimal dilakukan di lapangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, mengatakan seluruh unsur SAR telah dikerahkan sejak awal kejadian. Namun, hingga sepekan pencarian, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan.
“Keberadaan korban masih belum ditemukan oleh tim SAR gabungan. Tim telah memperluas area pencarian di sepanjang alur sungai, baik ke arah hulu maupun hilir,” ujar I Made Junetra, Jumat (16/1/2026) sore.
Ia menjelaskan, metode pencarian dilakukan melalui penyisiran sungai menggunakan perahu, pemantauan visual di bantaran sungai, serta perluasan area pencarian berdasarkan analisis arus sungai dan informasi lapangan. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan bersama unsur potensi SAR, aparat desa, serta masyarakat setempat.
“Upaya pencarian sudah dilakukan secara maksimal sesuai standar operasi. Namun, hingga hari ketujuh belum ditemukan tanda-tanda korban,” jelasnya.
Lebih lanjut, Made Junetra menuturkan bahwa setelah tidak ditemukan perkembangan baru, pihaknya menggelar evaluasi bersama keluarga korban dan seluruh unsur SAR yang terlibat. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, disepakati bahwa operasi pencarian resmi dihentikan.
“Dengan dihentikannya operasi SAR, korban atas nama Nuriman dinyatakan hilang. Apabila di kemudian hari terdapat informasi atau tanda-tanda baru, maka operasi SAR akan dibuka kembali,” pungkasnya.
Usai penghentian operasi, seluruh unsur SAR gabungan ditarik kembali ke satuan masing-masing.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













