Masjid Al-Ikhlas PIK di Kawasan Riverwalk Island Jakarta Utara Resmi Dibuka, Mampu Tampung 600 Jemaah

  • Bagikan
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat di acara peresmian masjid.

Suaraindo.id  – Masjid Al-Ikhlas Pantai Indah Kapuk (PIK) resmi dibuka untuk umum di kawasan Riverwalk Island, Jakarta Utara, Kamis (15/1/2026). Kehadiran masjid ini menandai rampungnya pembangunan fasilitas ibadah yang dirancang sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus sosial bagi masyarakat sekitar.

Masjid Al-Ikhlas diharapkan menjadi ruang ibadah yang mudah diakses, baik oleh warga setempat maupun para pekerja di kawasan PIK. Selain difungsikan sebagai tempat salat, masjid ini juga disiapkan untuk mendukung berbagai aktivitas sosial dan keagamaan guna memperkuat kebersamaan serta nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Al-Ikhlas merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan kawasan yang berkembang tidak hanya secara fisik dan ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat.

“Masjid ini bukan sekadar bangunan, melainkan ruang spiritual dan sosial tempat nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian dapat tumbuh. Kami percaya keseimbangan antara pembangunan modern dan kebutuhan rohani sangat penting,” ujarnya.

Masjid Al-Ikhlas berdiri di atas lahan seluas sekitar 2.435 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 1.248 meter persegi, serta mampu menampung hingga 600 jemaah. Dari sisi arsitektur, masjid ini mengusung konsep Islam klasik yang terinspirasi dari kejayaan Ottoman, dengan sentuhan desain yang disesuaikan dengan karakter kawasan pesisir.

Pengelola menargetkan masjid ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebelum bulan Ramadan, termasuk untuk pelaksanaan salat berjemaah, pengajian, ceramah keagamaan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, menegaskan bahwa masjid seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan umat.

“Masjid adalah rumah kemanusiaan. Sejak awal sejarah Islam, masjid menjadi pusat pendidikan, sosial, dan tempat mencari solusi atas berbagai persoalan umat,” kata Nasaruddin.

Dengan diresmikannya Masjid Al-Ikhlas PIK, kawasan Pantai Indah Kapuk kini memiliki landmark religi baru yang melengkapi fasilitas publik yang terus berkembang. Diharapkan, keberadaan masjid ini mampu menumbuhkan nilai spiritual, toleransi, dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Peresmian Masjid Al-Ikhlas turut dihadiri pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma, jajaran manajemen perusahaan, serta perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia.

  • Bagikan