Suaraindo.id – Kebakaran melanda tiga unit kios di Jalan Tabrani Ahmad Dalam, kawasan Pal Lima, Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat, pada Kamis (15/1/2026) malam sekitar pukul 23.50 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar setengah jam kemudian berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dibantu warga setempat.
Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki melalui Kanit Reskrim Ipda Alvon Oktobertus membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan, kejadian pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat api membesar dari salah satu kios.
“Benar, telah terjadi kebakaran tiga unit kios di Jalan Tabrani Ahmad Dalam. Kejadian diketahui sekitar pukul 23.50 WIB dan api berhasil dipadamkan kurang lebih setengah jam kemudian,” ujar Ipda Alvon saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).
Ipda Alvon menjelaskan, dari tiga kios yang terdampak, satu unit kios dalam kondisi kosong mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap. Kios tersebut diketahui merupakan kios ATK bernama Anugerah Makmur, yang diduga menjadi titik awal munculnya api.
“Kios Anugerah Makmur mengalami kerusakan cukup berat karena api pertama kali muncul dari bagian atap kios tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, kios nomor 5 yang difungsikan sebagai toko pakaian mengalami kerusakan pada bagian atap sebelah kanan akibat rambatan api dari bangunan di sebelahnya. Adapun satu kios lainnya hanya terdampak ringan.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat membesar dari atap toko ATK tersebut,” ungkap Alvon.
Saat peristiwa terjadi, seluruh kios dalam keadaan kosong dan tidak ada aktivitas di dalam bangunan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
“Tidak ada aktivitas di dalam kios saat kejadian. Warga segera melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pontianak Barat dan pemadam kebakaran,” tambahnya.
Ipda Alvon memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait kerugian materiel akibat kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian materiel masih dalam proses pendataan,” katanya.
Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
“Dugaan awal akibat korsleting listrik, karena api pertama kali terlihat berasal dari bagian atap bangunan,” pungkas Ipda Alvon.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













