Viral di Medsos, Warga Kritik Kerusakan Jalan di Kalbar dan Dorong Pemerintah Lebih Responsif

  • Bagikan
Tangkapan layar – Akun Facebook Ellysabeth Rouse.SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id –  Sebuah video yang diunggah akun Facebook Ellysabeth Rouse menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Video berbentuk reels tersebut memuat kritik terbuka terhadap kinerja pemerintah daerah di Kalimantan Barat, khususnya terkait kondisi infrastruktur jalan yang dinilai rusak parah dan belum mendapat penanganan serius.

Dalam video dan keterangan unggahannya, Ellysabeth menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya didasari kondisi nyata di lapangan. Ia mengklaim telah menyertakan bukti berupa visual jalan rusak yang menurutnya tidak pernah dibangun maupun diperbaiki oleh pemerintah daerah.

“Dengan cara saya mengkritik dan disertakan bukti yang valid bahwa memang itu yang sekarang terjadi. Jalan rusak tidak pernah dibangun oleh penguasa Kalbar. Jadi wajar dong saya mengkritik pemerintah,” tulis Ellysabeth dalam unggahannya.

Unggahan tersebut turut disertai sejumlah tagar bernada kritik seperti #kalbartertinggal, #kalbarmenderita, #landakmenderita, dan #landaktertinggal, yang mencerminkan kekecewaan terhadap kondisi pembangunan, khususnya di wilayah Kabupaten Landak.

Respons warganet pun beragam, namun mayoritas memberikan dukungan terhadap kritik yang disampaikan. Salah satu akun, Fransisco Dede, menilai kritik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat.

“Kalau mau jadi pemimpin harus siap dikritik, pemerintah harus mau mendengar keluh kesah masyarakat Landak,” tulisnya di kolom komentar.

Komentar senada juga menyebutkan bahwa persoalan infrastruktur sering kali baru mendapat perhatian setelah ramai dibicarakan di media sosial.

“Betul, zaman sekarang harus viral dulu baru dikerjakan,” tulis akun Amelia Melly.

Menanggapi berbagai komentar tersebut, Ellysabeth kembali mengajak masyarakat Kalimantan Barat untuk tidak takut menyuarakan ketidakadilan dan menyampaikan kritik kepada pejabat publik yang telah diberi amanah oleh rakyat. Menurutnya, kritik merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi daerah dan masa depan pembangunan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Landak maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait kritik infrastruktur jalan yang viral di media sosial tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan