Suaraindo.id – Desa Pandan Sembuat, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, menggelar panen jagung perdana di lahan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah desa, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Panen jagung ini merupakan implementasi Program Ketahanan Pangan desa sekaligus upaya konkret mendukung swasembada pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif milik BUMDes.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pandan Sembuat Yulianus Paulus, Ketua BUMDes Antonius, Bhabinkamtibmas Desa Pandan Sembuat Brigadir Asep Hidayat, Babinsa Serka Herkulanus Dedi, perangkat desa, para kepala wilayah se-Desa Pandan Sembuat, serta tokoh masyarakat Desa Menyabo. Kehadiran unsur TNI-Polri menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
Ketua BUMDes Pandan Sembuat Antonius memperkirakan hasil panen perdana mencapai sekitar 500 kilogram jagung dalam kondisi bruto atau belum dipipil. Estimasi tersebut diperoleh menggunakan metode ubinan, yakni teknik pengukuran hasil panen berdasarkan sampel luasan tertentu yang kemudian dikalkulasikan untuk keseluruhan lahan.
Jagung hasil panen selanjutnya disimpan di gudang untuk menjalani proses pengeringan sebelum dilakukan pemipilan atau pemisahan biji jagung dari tongkolnya. Tahapan ini penting dilakukan guna menjaga kualitas hasil panen sebelum dipasarkan maupun dimanfaatkan.
Sebagian hasil panen akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak warga, sementara sisanya direncanakan dijual kepada pengepul lokal di Desa Pandan Sembuat. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi BUMDes sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Meski demikian, panen belum dilakukan secara menyeluruh di lahan seluas satu hektare tersebut. Faktor cuaca berupa hujan menjadi kendala sehingga sisa lahan akan dilanjutkan pemanenannya pada hari berikutnya. Kondisi tersebut tidak mengurangi semangat para petani dan perangkat desa dalam menyukseskan kegiatan panen.
Kapolsek Tayan Hulu Iptu H. Pintor Hutajulu menyampaikan apresiasi atas inisiatif Desa Pandan Sembuat dalam mengoptimalkan lahan BUMDes untuk sektor pertanian.
“Kami dari Polsek Tayan Hulu mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Panen jagung perdana ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk nyata kemandirian desa dalam memperkuat ketahanan pangan. Sinergi antara pemerintah desa, BUMDes dan masyarakat harus terus dijaga agar program swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi serta memotivasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong produktivitas desa.
Melalui langkah konkret tersebut, Desa Pandan Sembuat diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan lahan desa yang produktif dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju kemandirian pangan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













