Ayu Nur Suri Dorong APASS Jadi Motor Penguatan Periklanan dan Peningkatan PAD Palembang

  • Bagikan
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ayu Nur Suri, SE, MM (SuaraIndo.Id/Dok Ist)

SuaraIndo.Id – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ayu Nur Suri, SE, MM, mendorong Asosiasi Pengusaha Advertising Sumatera Selatan (APASS) untuk menjadi motor penggerak dalam memperkuat industri periklanan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang.

Hal tersebut disampaikan Ayu saat menghadiri pelantikan kepengurusan APASS pada 9 April 2026.

Ia menilai kehadiran organisasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menata dan mengembangkan sektor periklanan daerah agar lebih profesional dan berdaya saing.

Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, Ayu menegaskan bahwa sektor periklanan memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama melalui pajak reklame yang menjadi salah satu sumber penting PAD.

“Kehadiran APASS dapat menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan tata kelola periklanan yang lebih tertib, profesional, dan kompetitif,” ujarnya.

Menurut Ayu, kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi pajak reklame.

Ia meyakini, jika dikelola dengan baik, sektor ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.

Ia juga menyoroti bahwa saat ini kontribusi terbesar pajak reklame di Palembang berasal dari billboard dan videotron yang memiliki nilai sewa tinggi dan berada di lokasi strategis.

Namun, penataan di lapangan dinilai masih perlu ditingkatkan agar lebih optimal.

Di sisi lain, reklame berbahan kain seperti spanduk dan baliho tetap memberikan kontribusi cukup besar dari sisi jumlah unit yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Lebih lanjut, Ayu menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam pengembangan reklame digital.

Menurutnya, ke depan videotron dan media digital akan menjadi sumber utama pendapatan dari sektor reklame, seiring dengan konsep smart city yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Palembang.

“Periklanan digital harus terintegrasi dengan kebijakan kota pintar, sehingga tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga memperindah tata kota,” tambahnya.

Ayu juga menegaskan bahwa optimalisasi sektor periklanan memerlukan langkah konkret, mulai dari penataan regulasi, peningkatan pengawasan, hingga sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.

Dengan terbentuknya APASS, ia berharap hadir energi baru dalam mendorong modernisasi industri periklanan di Sumatera Selatan, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat. ***

  • Bagikan