Suaraindo.id – Usia 70 bukan sekadar angka. Bagi SEMMI, itu bukti ketahanan dan panggilan untuk terus bergerak. Workshop Nasional Peringatan Milad ke-70 Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Kabupaten Asahan digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu, 22/4/2026.
Mengusung tema “Kolaborasi Mahasiswa Menuju Asahan yang Religius, Maju, dan Berkelanjutan”, acara dihadiri ±200 undangan mulai pukul 14.00 WIB. Hadir Kasdim 0208/AS Mayor Inf Abdul Haris Pane mewakili Dandim, Asisten I Setdakab Asahan M. Azmy Ismail mewakili Bupati, Kasi Barang Bukti Kejari Azmi Novendri, Kanit Lantas Ipda Nauli Siregar mewakili Kapolres, Ketua Umum Serikat Islam Asahan Asparudin, S.Ag, Ketua SEMMI Asahan M. Syahrizal Ritonga, serta ratusan mahasiswa.
Ketua panitia Hardiansyah Manik sampaikan apresiasi ke Pemkab dan Polres Asahan. “Dukungan ini jadi kekuatan SEMMI untuk lebih maju,” ujarnya. Ia juga berterima kasih ke tokoh pemuda dan pejabat yang hadir.
Ketua PC SEMMI Asahan M. Syafrizal Ritonga tegaskan cita-cita besar di usia 70 tahun: wujudkan kesejahteraan dan kemerdekaan sejati. “Komitmen ini arah perjuangan SEMMI hadapi tantangan zaman,” katanya.
Ia tekankan SEMMI aktif di edukasi dan fungsi kontrol sosial. Penting di tengah geopolitik, geoekonomi, dan geososial global yang tak stabil. “Pembangunan di Asahan harus tetap dikontrol, meski visinya baik,” tegasnya. Ia ajak mahasiswa berpikir luas dan bersatu. “Itu kekuatan kita wujudkan Asahan sejahtera, religius, maju, berkelanjutan.”
Ketua Umum Serikat Islam Asahan Asparudin, S.Ag berharap SEMMI fokus lahirkan pemimpin berkualitas. “SEMMI tetap jadi perkaderan Syarikat Islam. Mereka pemimpin SI masa depan,” ujarnya.
Sambutan Bupati dibacakan Asisten I M. Azmy Ismail. “Atas nama Pemkab Asahan, selamat hari lahir ke-70 SEMMI. Ini bukti ketahanan, dedikasi, dan konsistensi sebagai rumah perjuangan insan cita,” ucapnya.
Azmy sebut SEMMI sejak 1956 melahirkan banyak pemimpin bangsa. Ia berharap SEMMI jadi garda terdepan bentuk mahasiswa kritis, inovatif, berintegritas. “Kepada seluruh kader, tingkatkan integritas. Jadilah pelopor pembangunan peradaban Islam yang moderat,” pesannya.
Acara dilanjut diskusi dengan narasumber: Dekan FH UNA Prof. Dr. Bahmid, S.H., M.Kn, Ketua Alumni UNA Zainal Arifin Siagian, S.P, Kasat Intel Polres Asahan AKP Budi Tarigan, dan Kasdim 0208/AS Mayor Inf Abdul Haris Pane. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis.
Rangkaian dibuka protokol, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars SEMMI, doa, laporan panitia, sambutan, pemotongan tumpeng, foto bersama, diskusi, hingga penyerahan cenderamata. Kegiatan selesai pukul 16.55 WIB, tertib dan aman.
Di usia 70, SEMMI Asahan kirim pesan jelas: milad bukan seremoni. Ini momentum refleksi, perkuat sinergi, dan kawal visi. Dari Aula Melati, mahasiswa diajak kolaborasi, bukan sekadar berorasi.













