Jumlah Pendaftar Calon Siswa-Siswi MAN 1 Selong Capai Ribuan Orang

  • Bagikan

SUARAINDO.ID —– Plt Kepala MAN 1 Selong MAN 1 Selong, Lalu Dedi Mardono menyampaikan, minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di madrasah sangat tinggi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2026/2027.

‎Tingginya animo calon wali murid tidak lepas dari capaian prestasi yang diraih MAN 1 Selong dalam beberapa tahun terakhir.

‎“Kami harus mengakui, kepercayaan masyarakat ini lahir dari prestasi yang sudah diraih madrasah,” ujarnya saat ditemui wartawan, Selasa 12 Mei 2026.

‎Pada tahun pelajaran ini, jumlah siswa baru yang diterima disesuaikan dengan jumlah siswa yang lulus, yakni sekitar 350 orang.

‎“Tahun ini yang keluar 350 siswa, maka yang kami terima kurang lebih jumlah yang sama,” jelasnya.

‎PPDB MAN 1 Selong dibuka melalui dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur reguler.

‎Untuk jalur prestasi, kuota yang disediakan sebanyak 150 kursi. Namun, jumlah pendaftar mencapai 1.007 orang.

‎Proses seleksi dilakukan secara ketat oleh panitia dengan sejumlah kriteria penilaian, antara lain nilai rapor, tes baca Al-Qur’an dan praktik ibadah dasar, serta sertifikat atau piagam lomba minimal tingkat kabupaten.

‎Dari lebih seribu pendaftar, sertifikat yang masuk jumlahnya melebihi kuota hingga sekitar 300-an. Maka harus disortir lagi berdasarkan tingkat prestasinya.

‎Misalnya, juara tiga tingkat kabupaten tentu akan kalah bersaing dengan juara tiga tingkat provinsi.

‎Lalu Dedi memastikan, 150 siswa yang diterima melalui jalur prestasi benar-benar merupakan siswa berprestasi sesuai kriteria yang ditetapkan panitia.

‎Sementara jalur reguler menyediakan kuota 200 kursi. Jumlah pendaftar yang telah membuat akun mencapai sekitar 1.500 orang.

‎Pada jalur ini, penilaian dilakukan melalui nilai rapor, tes baca Al-Qur’an, serta tes kemampuan akademik berbasis daring dengan sekitar 100 soal.

‎Tes akademik dilaksanakan secara online dan peserta bisa langsung mengetahui nilainya setelah selesai mengerjakan soal.

‎”Tetap kami pusatkan di madrasah untuk pengawasan, sekaligus kami siapkan fasilitas Wi-Fi agar pelaksanaan berjalan lancar,” ujarnya.

‎Tes akademik dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei, sementara tes baca Al-Qur’an telah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya dan akan berlanjut hingga selesai.

‎Lalu Dedi menegaskan, kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi syarat penting bagi calon siswa MAN 1 Selong.

‎“Kami tidak ingin ada siswa MAN 1 yang belum bisa membaca Al-Qur’an sama sekali. Di sini mereka bukan belajar dari nol, tetapi mendalami pemahaman Al-Qur’an,” tegasnya.

‎ Lalu Dedi menambahkan, penguasaan bacaan Al-Qur’an penting karena banyak materi pelajaran agama, menggunakan rujukan bahasa Arab dan ayat-ayat Al-Qur’an.

“Ini menjadi dasar penting dalam pembelajaran di madrasah,” pungkasnya.

Penulis: nanangEditor: Redaksi
  • Bagikan