Perkuat Sistem Listrik Kalbar, PLN UIP KLB Tinjau Pembangunan GI 150 kV Ambawang

  • Bagikan
PLN UIP KLB Tinjau Pembangunan GI 150 kV Ambawang

Suaraindo.id — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) terus melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan strategis di Kalimantan Barat. Pada 1 Mei 2026, manajemen UIP Kalimantan Bagian Barat yang diwakili oleh Senior Manager Operasi Konstruksi bersama tim melakukan kunjungan lapangan ke pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Ambawang dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Incomer 2 Phi Siantan–Tayan di Kabupaten Kubu Raya.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan pekerjaan konstruksi secara langsung, memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, serta mengevaluasi berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi selama proses pembangunan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara manajemen dan tim pelaksana dalam mendukung penyelesaian pembangunan agar target pelaksanaan dapat tercapai secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, manajemen bersama tim melakukan peninjauan ke sejumlah titik pekerjaan di area gardu induk maupun jalur transmisi. Diskusi lapangan difokuskan pada progres pembangunan fisik, kesiapan material dan peralatan, penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta langkah-langkah penanganan terhadap berbagai tantangan teknis di lapangan. PLN menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan harus tetap mengedepankan mutu pekerjaan, keselamatan kerja, dan kepatuhan terhadap standar yang berlaku.

Manager UPP Kalimantan Bagian Barat 1, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa kunjungan manajemen menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. “Melalui kunjungan ini, kami dapat melakukan evaluasi langsung terhadap kondisi di lapangan sekaligus memperkuat koordinasi antar tim. Kami berkomitmen memastikan pembangunan GI 150 kV Ambawang dan SUTT Incomer Siantan–Tayan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan mutu pekerjaan,” ujarnya.

Pembangunan GI 150 kV Ambawang dan SUTT Incomer 2 Phi Siantan–Tayan merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Barat. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik, mendukung pertumbuhan kebutuhan energi, serta menjaga stabilitas sistem kelistrikan di wilayah Pontianak, Kubu Raya, dan sekitarnya seiring berkembangnya aktivitas masyarakat dan sektor ekonomi.

Sementara itu, General Manager UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan.
“Kami terus mendorong seluruh jajaran untuk menjaga konsistensi pelaksanaan pekerjaan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap menerapkan standar K3 secara disiplin. Infrastruktur ketenagalistrikan yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui pengawasan dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, PLN UIP Kalimantan Bagian Barat berharap pembangunan GI 150 kV Ambawang dan SUTT Incomer 2 Phi Siantan–Tayan dapat berjalan sesuai rencana hingga tahap penyelesaian. PLN juga berkomitmen untuk terus menghadirkan sistem kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

  • Bagikan