Prestasi MAN 1 Selong Terus Bersinar, Plt Kepala Madrasah Klaim 178 Prestasi dalam 4 Bulan

  • Bagikan

SUARAINDO.ID —— Pelaksana Tugas Kepala MAN 1 Selong, Lalu Dedi Mardono, menegaskan capaian prestasi madrasahnya bukanlah hasil kerja singkat dua tahun, melainkan buah konsistensi hampir satu dekade pembinaan sejak masa kepemimpinan sebelumnya.

‎“Bukan dua tahun, ini sudah hampir 10 tahun dirintis. Kami akui, kepala MAN sebelumnya telah memulai dari awal dengan komitmen kuat, dan kami yang membantu saat itu juga terus didukung,” ujar Lalu Dedi, Selasa 12 Mei 2026.

‎Menurutnya, dalam kurun waktu tersebut MAN 1 Selong menjelma menjadi ikon pendidikan di Lombok Timur, membawa nama baik daerah melalui prestasi akademik dan nonakademik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

‎Pada bidang akademik, siswa MAN 1 Selong disebut telah menorehkan capaian hingga level internasional.

Baru-baru ini, siswa madrasah tersebut mengikuti lomba karya ilmiah remaja di Thailand.

Di level nasional, partisipasi dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah yang kini dikenal sebagai Olimpiade Madrasah Indonesia rutin diikuti setiap tahun.

‎“Untuk tingkat provinsi sudah menjadi hal biasa. Setiap tahun kami kirim siswa ke tingkat nasional dan itu menjadi kebanggaan karena membawa nama NTB,” katanya.

‎Di bidang nonakademik, prestasi juga diraih melalui kegiatan Paskibra.

Pada peringatan HUT RI 17 Agustus 2025, siswa MAN 1 Selong tercatat sebagai cadangan nasional dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

‎“Sudah sangat dekat ke pasukan inti. Tinggal satu langkah lagi. Ini sangat membanggakan,” ungkapnya.

‎Selain itu, berbagai kejuaraan Paskibra tingkat tim juga kerap diikuti hingga ke luar daerah seperti Bali dan Pulau Jawa.

‎Lalu Dedi menjelaskan, MAN 1 Selong saat ini memiliki lebih dari 40 kegiatan ekstrakurikuler yang dibiayai dari dana BOS madrasah, mencakup pembinaan akademik dan nonakademik.

‎Dukungan para pembina dan pelatih menjadi kunci keberhasilan pembinaan siswa.

‎“Peran terbesar ada pada bapak ibu pembina, guru dan pelatih yang sangat semangat membina anak-anak. Kami hanya mendorong dan menyemangati,” ujarnya.

‎Lalu Dedi mengakui, selepas pergantian kepemimpinan, sempat muncul keraguan di masyarakat apakah prestasi MAN 1 Selong dapat dipertahankan. Tantangan itu, menurutnya, dijawab dengan kerja nyata.

‎“Empat bulan lebih kami menjalankan tugas, sudah 178 prestasi diraih, baik akademik maupun nonakademik. Ini bukti kami bisa melanjutkan yang sudah dirintis sebelumnya,” tegasnya.

‎Dalam keseharian, kegiatan belajar mengajar berlangsung mulai pukul 07.15 hingga 15.30 WITA pada Senin hingga Rabu.

Selepas itu, siswa mengikuti pembinaan ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat.

‎Saat ini, MAN 1 Selong didukung oleh 101 tenaga pendidik dan kependidikan berstatus ASN.

‎Lalu Dedi berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan sekaligus menjawab kepercayaan masyarakat yang tinggi, untuk menyekolahkan putra-putrinya di MAN 1 Selong.

Penulis: nanangEditor: Redaksi
  • Bagikan