Bunga Jalan Juang Nanga Pinoh Mulai Mengering, Warga Minta Penyiraman Rutin

Editor: Admin author photo

Tanaman bunga yang menghiasi sepanjang Jalan Juang, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, mulai terlihat kering akibat kondisi cuaca yang panas dan minimnya penyiraman.
SuaraIndo.id  – Tanaman bunga yang menghiasi sepanjang Jalan Juang, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, mulai layu dan mengering. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi cuaca panas serta minimnya penyiraman di tengah musim kemarau.

Pantauan Suara Kalbar, Minggu (23/8/2026), sejumlah tanaman bunga di sepanjang ruas Jalan Juang tampak tidak lagi segar. Sebagian daun terlihat layu, bahkan beberapa tanaman mulai mengering.

Kondisi ini menjadi perhatian warga karena tanaman tersebut selama ini menjadi salah satu elemen yang mempercantik kawasan perkotaan Nanga Pinoh.

Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera meningkatkan perawatan dan melakukan penyiraman secara berkala agar tanaman tidak semakin rusak dan mati.

Seorang warga Nanga Pinoh, Rosmini, mengatakan tanaman yang telah ditata di sepanjang Jalan Juang perlu mendapat perhatian, terlebih kondisi cuaca saat ini cukup panas dan hujan jarang turun.

“Sayang kalau bunga-bunga yang sudah ditanam dan memperindah Jalan Juang ini dibiarkan kering. Apalagi sekarang cuaca panas dan jarang hujan. Kalau bisa ada penyiraman rutin, supaya bunganya tetap hidup dan jalan ini tetap terlihat indah,” ujar Rosmini kepada Suara Kalbar.

Menurutnya, keberadaan tanaman bunga memberikan kesan asri sekaligus membuat wajah Kota Nanga Pinoh menjadi lebih indah dan nyaman dipandang.

Karena itu, kata dia, pemeliharaan tanaman harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika proses penanaman berlangsung.

“Kalau dirawat dan disiram secara rutin, tentu masyarakat juga senang melihatnya. Jangan sampai sudah ditanam, tetapi karena kurang perawatan akhirnya mati,” katanya.

Rosmini berharap instansi terkait segera mengambil langkah untuk menyelamatkan tanaman yang mulai terdampak kekeringan. Penyiraman secara rutin dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga tanaman tetap hidup sekaligus mempertahankan keindahan kawasan Jalan Juang.

“Selain menjaga keindahan kota, perawatan tanaman di ruang publik juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan Nanga Pinoh yang lebih hijau, nyaman dan enak dipandang masyarakat maupun pengguna jalan,” pungkasnya.

Warga pun berharap perhatian terhadap tanaman penghias jalan tidak berhenti pada tahap penanaman. Pemeliharaan, penyiraman, dan perawatan berkala dinilai perlu menjadi bagian penting agar ruang publik di Nanga Pinoh tetap hijau dan terawat.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini