Hari Ketiga Pencarian ABK TB Rimba Megah XV, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Editor: Admin author photo

Operasi SAR Hari Ketiga, Satu ABK TB Rimba Megah XV Ditemukan Meninggal, Dua Masih Dicari.
SuaraIndo.id – Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan operasi pencarian terhadap dua anak buah kapal (ABK) TB Rimba Megah XV yang masih hilang setelah kapal tersebut tenggelam di Perairan Pulau Meledang, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara.

Memasuki hari ketiga operasi SAR, Minggu (23/8/2026), petugas kembali melakukan penyisiran permukaan dengan luas area pencarian mencapai sekitar 200 nautical mile persegi (NM²).

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pencarian dilakukan secara optimal dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan.

“Untuk hari ketiga, Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran permukaan dengan luas search area 200 NM². Pencarian dilakukan secara optimal untuk menemukan korban yang masih belum ditemukan,” kata I Made Junetra.

Dalam perkembangan terbaru, satu ABK bernama M. Kasim (62), yang menjabat sebagai kelasi, berhasil ditemukan. Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dengan demikian, dari total ABK yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, empat orang telah ditemukan selamat, satu orang meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Dua ABK yang hingga kini belum ditemukan yakni Rikal Tiku Padang (32), Masinis II, dan Abd. Rahman (19), Juru Minyak.

Adapun empat ABK yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat yakni Rian Hairullah (22), Aldi (29) selaku Mualim I, Irwansyah (58) selaku KKM, dan Makmur (44) selaku nakhoda.

Peristiwa tenggelamnya TB Rimba Megah XV pertama kali dilaporkan ke Kantor SAR Pontianak melalui Unit Siaga SAR Kayong Utara pada 21 Agustus 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh seorang nelayan bernama Polos.

Berdasarkan laporan, TB Rimba Megah XV berangkat dari Perairan Pontianak menuju Pulau Kendawangan pada 15 Agustus 2026. Kapal kemudian dilaporkan hilang kontak pada 17 Agustus 2026.

Saat kejadian, kapal tersebut tengah menarik Tongkang Prima Samudra II dalam kondisi kosong.

Pada 20 Agustus 2026 sekitar pukul 02.30 WIB, TB Rimba Megah XV dilaporkan tenggelam setelah dihantam tongkang di tengah kondisi angin dan gelombang di sekitar Perairan Pulau Meledang.

Sekitar pukul 04.00 WIB, seorang ABK bernama Rian Hairullah berhasil ditemukan oleh nelayan setempat. Korban kemudian dievakuasi menuju Pulau Meledang.

Sementara itu, sekitar pukul 09.00 WIB, Tongkang Prima Samudra II juga berhasil ditemukan.

Upaya pencarian selanjutnya dilakukan oleh masyarakat sekitar sebelum Kantor SAR Pontianak mengerahkan tim pada 21 Agustus 2026.

Satu tim Rescue Unit Siaga SAR Kayong Utara diberangkatkan menggunakan rigid inflatable boat (RIB) menuju lokasi kejadian. Tim tiba sekitar pukul 08.46 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Sekitar pukul 13.50 WIB pada hari yang sama, Tim SAR Gabungan kembali menemukan tiga ABK dalam kondisi selamat di koordinat 1°41’55.98″S – 109°48’54.08″T.

Ketiga korban kemudian dievakuasi menuju pelabuhan dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Pada hari kedua operasi, Sabtu (22/8/2026), Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di area seluas 200 NM² menggunakan metode pencarian paralel dengan jarak antarjalur sekitar satu nautical mile.

Memasuki hari ketiga, penyisiran kembali dilakukan dengan mengoptimalkan pencarian di permukaan laut serta memperkuat koordinasi antarunsur SAR.

I Made Junetra memastikan operasi pencarian terhadap Rikal Tiku Padang dan Abd. Rahman masih terus dilakukan.

“Kami bersama seluruh unsur SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.

Tim SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan seluruh upaya pencarian di wilayah Perairan Pulau Meledang dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, angin, gelombang, serta perkembangan situasi di lapangan.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini