Suaraindo.id – Tahapan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni
(RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa
Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan perkembangan
positif. Memasuki Minggu (2/8/2026), personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD
bersama warga memulai pekerjaan pengukuran dan penggalian pondasi teras rumah
milik Pak Imam.
TMMD Reguler 129 Percepat Pembangunan RTLH
Kegiatan diawali dengan proses pengukuran lahan guna memastikan posisi, ukuran, dan tata letak pondasi sesuai dengan gambar perencanaan. Ketelitian dalam tahap awal ini menjadi faktor penting untuk menjamin kualitas konstruksi sekaligus memperlancar proses pembangunan pada tahapan berikutnya.
Usai pengukuran selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan penggalian pondasi yang dikerjakan secara bergotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Suasana kebersamaan tampak mewarnai setiap proses pekerjaan, mencerminkan sinergi yang menjadi ciri khas pelaksanaan program TMMD.
Kolaborasi antara TNI dan masyarakat tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan teras rumah Pak Imam sehingga dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Semangat saling membantu yang ditunjukkan warga juga menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran seluruh sasaran fisik TMMD.
Program TMMD Reguler ke-129 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan rehabilitasi rumah warga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian sosial. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan di pedesaan. [rls]