SUARAINDO.ID ------ Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur mulai memperluas pendataan melalui agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengatakan, pada tahap pertama, agen Perlinsos menyasar sekitar 140 ribu kepala keluarga (KK) dari total target 500 ribu KK yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Pendataan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah, memperbaiki kualitas data sosial ekonomi masyarakat. Pemerintah ingin memastikan setiap program bantuan sosial (bansos) diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.
Agen Perlinsos yang tersebar di 254 desa dan kelurahan memiliki peran penting dalam proses tersebut. Mereka diharapkan mampu menggali dan menyampaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara akurat, objektif, dan jujur.
Data yang dihimpun nantinya menjadi bahan bagi pemerintah dalam melakukan pemutakhiran data penerima bantuan. Perubahan kondisi ekonomi keluarga juga perlu dicatat agar data tidak hanya menggambarkan kondisi masyarakat pada saat pendataan dilakukan.
Dari target 500 ribu KK, pemerintah memilih 140 ribu KK sebagai sasaran pada tahap awal. Pendekatan bertahap tersebut diharapkan dapat membuat proses pendataan berjalan lebih terukur sekaligus memberikan ruang bagi evaluasi terhadap kinerja agen di lapangan.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya integritas agen dalam menjalankan tugas. Setiap informasi yang disampaikan harus berdasarkan kondisi nyata di lapangan dan tidak boleh dipengaruhi kepentingan tertentu.
Dengan data yang lebih akurat, pemerintah berharap potensi salah sasaran dalam penyaluran bansos dapat ditekan.
"Masyarakat yang masuk kategori membutuhkan diharapkan memperoleh bantuan sesuai ketentuan, sementara data penerima yang kondisi ekonominya telah berubah dapat diperbarui," Ujarnya, jumat 31 Juli 2026.
Pendataan tersebut selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga mencakup seluruh target 500 ribu KK di Kabupaten Lombok Timur.
